Mafia Tanah Sulit Diberantas, Menteri ATR Nusron Wahid: Sampai Kiamat Kurang 2 Hari Masih Ada
Nusron menyebut bahwa untuk melawan mafia tanah perlu memperkuat internal BPN.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyebut mafia tanah akan tetap ada, bahkan sampai 2 hari jelang kiamat. Nusron mengakui bahwa mafia tanah merupakan tindak kejahatan.
"Gini, mafia tanah itu sampai kiamat kurang 2 hari pun itu masih akan ada. Selama apa, namanya mafia tanah itu tindak kejahatan, orang bertindak jahat itu pasti ada," ujarnya kepada wartawan usai Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/11).
Nusron menyebut bahwa untuk melawan mafia tanah perlu memperkuat internal BPN. Ia menyebut pejabat dan pegawai BPN harus kuat menahan godaan, agar tegak menerapkan aturan.
"Caranya adalah orang BPN harus kuat, harus proper, tidak tergoda, dan kuat. Tegas dalam prinsip, tegas dalam menegakkan aturan, Itu saja cukup," tegasnya.
Tak Bisa Bendung Orang Jahat
Ia menyebut tidak bisa membendung orang berbuat jahat. Tetapi, BPN sebagai regulator harus diperkuat agar tidak terjadi kongkalikong.
"Terpenting kita yang sebagai regulator ini tidak mau diajak kongkalikong berbuat jahat," tuturnya.
Untuk menyelesaikan masalah tanah, Nusron meminta masyarakat untuk melakukan pemutakhiran data di BPN. Ia mencontohkan masyarakat yang miliki sertifikat terbit tahun 1997 ke bawah untuk didaftarkan ulang ke BPN.
"Tolong mutakhirkan sertifikat yang terbit 1997 ke bawah ke sini. Kenapa, semua konflik sengketa tumpang tindih itu mayoritas adalah yang tanah sertifikat terbit di antara tahun itu," katanya.