KSOP Palu Siapkan 4 Armada Kapal untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu telah menyiapkan empat armada kapal guna mendukung kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, memastikan keselamatan pelayaran penumpang.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu telah mengumumkan kesiapan empat armada kapal untuk melayani kebutuhan Arus Mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan bagi masyarakat yang akan menggunakan transportasi laut.
Empat kapal yang akan beroperasi meliputi KM Dharma Kencana V, KM Lambelu, KM Dorolonda, dan KM Sabuk Nusantara 89. Masing-masing kapal akan melayani rute dari pelabuhan yang berbeda, seperti Pelabuhan Donggala, Pelabuhan Pantoloan, dan Pelabuhan Wani, Kabupaten Donggala.
Pihak KSOP juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh armada melalui ramp check atau uji petik. Langkah ini diambil untuk menjamin kelayakan operasional kapal serta memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran bagi para penumpang.
Kesiapan Armada dan Kelayakan Kapal Penumpang
Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu, Handry Sulfian, menjelaskan bahwa empat kapal yang disiapkan memiliki peran vital dalam melayani Arus Mudik Lebaran 2026. KM Dharma Kencana V akan beroperasi melalui Pelabuhan Donggala, sementara KM Lambelu dan KM Dorolonda akan berangkat dari Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu.
Selain itu, KM Sabuk Nusantara 89 akan melayani pelayaran dari Pelabuhan Wani, Kabupaten Donggala, menghubungkan berbagai destinasi. Penempatan armada ini telah diatur sedemikian rupa untuk mencakup berbagai rute perjalanan mudik di wilayah tersebut.
Pemeriksaan kelayakan kapal menjadi prioritas utama bagi KSOP Kelas II Teluk Palu. Setiap kapal penumpang wajib menjalani pemeriksaan kelautan secara menyeluruh, termasuk kelengkapan peralatan keselamatan dan kompetensi awak kapal.
Hal ini bertujuan untuk menjamin keselamatan pelayaran benar-benar terjamin, meminimalkan risiko kecelakaan, dan memberikan rasa aman kepada penumpang selama perjalanan mudik.
Posko Terpadu dan Prediksi Puncak Arus Mudik
Dalam mendukung kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, KSOP Kelas II Teluk Palu juga telah mendirikan posko angkutan laut. Posko ini melibatkan berbagai lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan instansi terkait lainnya, untuk koordinasi yang efektif.
Pembentukan posko ini bertujuan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi laut. Posko ini akan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
Handry Sulfian memprediksi bahwa puncak Arus Mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada tanggal 13 dan 17 Maret mendatang. Informasi ini penting bagi calon penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka dan menghindari kepadatan.
Dengan adanya posko terpadu dan koordinasi lintas sektor, diharapkan seluruh proses mudik dapat berjalan dengan tertib dan aman, sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan.
Sumber: AntaraNews