KAI Layani 202 Ribu Lebih Pelanggan KAI Libur Imlek Hari Pertama, Okupansi Capai 123 Persen
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan Pelanggan KAI Libur Imlek 2026 dengan 202.105 penumpang di hari pertama, menunjukkan tingginya minat masyarakat. Jangan lewatkan detail lengkapnya!
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan peningkatan signifikan jumlah penumpang pada hari pertama libur panjang Imlek 2026. Tercatat, sebanyak 202.105 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api di berbagai relasi perjalanan pada Jumat, 13 Februari 2026. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan liburan mereka.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa semarak libur panjang Imlek 2026 langsung terasa. Okupansi pada hari pertama bahkan mencapai 123 persen dari total kapasitas 164.196 tempat duduk yang disediakan. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memilih kereta api sebagai sarana transportasi utama selama periode liburan.
Lonjakan jumlah penumpang ini terjadi di seluruh jaringan KAI, menghubungkan berbagai kota dan daerah di Indonesia. KAI telah menyiapkan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia secara optimal demi memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman bagi seluruh pelanggan.
Antusiasme Pelanggan pada Awal Libur Imlek
Pada hari pertama libur Imlek, Jumat 13 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil melayani 202.105 pelanggan di berbagai relasi perjalanan. Angka ini melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia, yaitu 164.196, sehingga okupansi mencapai 123 persen.
Anne Purba menjelaskan bahwa angka okupansi di atas 100 persen ini terjadi karena adanya pelanggan dinamis. Pelanggan dinamis merupakan penumpang yang naik dan turun di stasiun antara, sebelum mencapai tujuan akhir perjalanan mereka. Kondisi ini menunjukkan fleksibilitas layanan KAI dalam mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.
Hingga 14 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, sebanyak 724.965 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah terjual. Jumlah ini berasal dari total 825.133 tempat duduk yang disediakan oleh KAI. Penjualan tiket masih terus berlangsung, dan angka tersebut berpotensi bertambah mendekati waktu keberangkatan.
Proyeksi Penjualan Tiket dan Ketersediaan
KAI telah merinci jumlah pelanggan dan kapasitas tempat duduk untuk periode keberangkatan 13 hingga 17 Februari 2026. Pada 13 Februari, tercatat 202.105 pelanggan dari 164.196 kapasitas. Selanjutnya, pada 14 Februari, terdapat 188.405 pelanggan dari 163.980 kapasitas.
Untuk tanggal 15 Februari, tercatat 127.915 pelanggan dari 165.213 kapasitas, sementara 16 Februari dengan 96.642 pelanggan dari 166.313 kapasitas. Terakhir, pada 17 Februari, sebanyak 109.898 pelanggan telah memesan tiket dari 165.431 kapasitas yang tersedia.
Meskipun terjadi lonjakan penumpang, KAI mengimbau masyarakat yang masih ingin bepergian untuk segera merencanakan perjalanan mereka. Tiket di sejumlah relasi masih tersedia dan dapat dipesan melalui kanal resmi KAI.
Stasiun Favorit dan Himbauan KAI
Antusiasme Pelanggan KAI Libur Imlek juga terlihat dari data sepuluh stasiun keberangkatan favorit. Stasiun Pasarsenen memimpin dengan 47.774 pelanggan, diikuti oleh Gambir dengan 43.290 pelanggan, dan Yogyakarta dengan 36.784 pelanggan. Stasiun lain yang populer meliputi Semarang Tawang (24.316), Bandung (21.078), Surabaya Pasar Turi (20.670), dan Surabaya Gubeng (19.247).
Lempuyangan (18.481), Semarang Poncol (16.442), dan Solo Balapan (15.391) juga menjadi stasiun keberangkatan pilihan bagi banyak penumpang. Data ini menunjukkan distribusi minat perjalanan yang merata di berbagai wilayah Indonesia.
Anne Purba mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kanal resmi KAI agar memperoleh informasi yang akurat dan aman. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi. Informasi layanan juga tersedia melalui Contact Center KAI 121.
Sumber: AntaraNews