Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Diperiksa 6 Jam, Keanu Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Group

{{caption}}
OTT Bupati Muara Enim, KPK Sita Ratusan Juta

{{caption}}
BGN Evaluasi Penerima MBG: Sekolah Mampu Rasanya Tidak Perlu

{{caption}}
DPR: PPPK yang Telah Diangkat Tidak Boleh Diberhentikan

{{caption}}
DPR-Pemerintah Sepakati Usia Pensiun di RUU Polri: Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

{{caption}}
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Beberkan 3 Fokus Utama Kawal Nasib Buruh

Topik Terkait
{{caption}}
Pengamat Prediksi Nilai Tukar Rupiah Bisa Tembus Rp19.000 per USD Akhir Juni 2026

Menurut Ibrahim, tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari kombinasi faktor eksternal dan domestik yang membuat investor semakin berhati-hati.

{{caption}}
Membongkar Penyebab Rupiah Anjlok ke Level Rp18.129 per USD dan IHSG Terkoreksi Tajam ke 5.431

Pelemahan rupiah juga diikuti oleh koreksi tajam di pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 2,92 persen ke level 5.431.

{{caption}}
IHSG Anjlok 4 Persen Hari Ini Rabu 3 Juni 2026, Begini Kata Analis Saham

IHSG melemah hingga 255,71 poin atau 4,13 persen ke posisi 5.939,71 pada perdagangan pukul 11.10 WIB.

{{caption}}
Rupiah Mendekati Rp18.000 per Dolar AS, Pengamat Ungkap Pemicunya

Rupiah melemah ke Rp17.885 per dolar AS. Pengamat menilai tekanan berasal dari faktor struktural domestik dan pelebaran defisit transaksi berjalan.

{{caption}}
Pelemahan IHSG Disebut Pengamat Bukan soal Pernyataan Presiden Prabowo

Sentimen itu justru lantaran adanya tekanan foreign outflow, dampak rebalancing MSCI, serta ketidakpastian geopolitik global.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp17.420, Dipicu Gejolak Geopolitik Global

Ibrahim menilai, pelemahan rupiah masih dipengaruhi gejolak geopolitik antara Amerika Serikat dengan Iran.

{{caption}}
Sempat Melemah ke Level Rp17.300 per USD, Rupiah Berbalik Menguat di Akhir Perdagangan Hari ini

Penguatan Rupiah tak lepas dari pelemahan indeks dolar AS yang terjadi pada Jumat.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.127 per USD

Pergerakan rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.

{{caption}}
Rupiah Melemah di Pembukaan Perdagangan, Tembus Rp16.923 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah melemah 0,18 persen terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, mencapai Rp16.923. Pelemahan Rupiah ini dipicu sentimen global dan domestik yang perlu dicermati pasar.

{{caption}}
Rupiah Melemah ke Rp16.788 per Dolar AS: Ketegangan Geopolitik dan Kebijakan The Fed Jadi Pemicu

Nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS pada Jumat pagi. Berbagai sentimen global, mulai dari ketegangan geopolitik hingga kebijakan The Fed, menekan kinerja mata uang Garuda.

{{caption}}
Rupiah Melemah: Tembus Rp16.903 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Nilai tukar Rupiah kembali melemah, mencapai Rp16.903 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, mencerminkan tekanan dari sentimen global.

{{caption}}
Rupiah Melemah Tertekan Aksi Jual Asing dan Sinyal The Fed

Nilai tukar rupiah melemah signifikan di awal perdagangan, tertekan aksi jual saham investor asing yang berlanjut serta sentimen dari Federal Reserve. Apa dampaknya bagi pasar keuangan Indonesia?

{{caption}}
IHSG Tertekan dan Rupiah Tembus Rp18.000, Analis Sarankan Investor Terapkan Strategi Defensif

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi jangka pendek.

{{caption}}
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya, melainkan dipicu oleh persepsi negatif.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Pelemahan Kurs dan IHSG Tak Cerminkan Kuatnya Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan IHSG tidak sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Ia menyoroti persepsi negatif pasar yang keliru terhadap kondisi riil.

{{caption}}
Jumat Pagi Ini IHSG Bergerak Liar, Sempat Naik-Turun dalam Hitungan Menit

Pergerakan IHSG pada Jumat (5/6) menunjukkan fluktuasi yang signifikan.

{{caption}}
IHSG Melemah, Pengamat Ungkap Waktu Tepat Beli Saham atau Tetap Hold

Menurut Hendra, investor jangka panjang yang telah memiliki saham dengan fundamental kuat masih dapat mempertimbangkan strategi hold.

{{caption}}
IHSG Terkoreksi Tajam, Pengamat: Jadi Sinyal Pasar Sedang Alami Krisis Kepercayaan

Pasar pada dasarnya tidak bergerak berdasarkan pidato atau pernyataan optimistis semata, melainkan berdasarkan persepsi terhadap risiko dan prospek ke depan.

{{caption}}
Impor Susah dan Kurs Rupiah Lemah, Harga Baju dan Sepatu di Mal Berpotensi Naik Mulai Bulan Depan

Kenaikan harga barang di mal pada tahun ini sudah terjadi sebanyak dua kali. Faktor utamanya karena barang impor sulit masuk, sehingga kekurangan stok.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.066 per Dolar AS pada Jumat Pagi

Perkiraan menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang 18.050 hingga 18.120 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat, 5 Juni 2026.

{{caption}}
Kurs Rupiah Makin Loyo, Kini Nyaris Menyentuh Level Rp18.000 per USD

Pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan internal yang meningkatkan permintaan dolar AS di pasar.

{{caption}}
Emiten Ini Raup Untung dari Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Investor Relation GOLF, Ravenal Arvense menjelaskan bahwa depresiasi rupiah tidak selalu menjadi sentimen negatif bagi perusahaan.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini, Penyebabnya Faktor Eksternal

Pasar saat ini masih cenderung menempatkan perhatian lebih besar pada faktor eksternal dibandingkan sentimen positif dari dalam negeri.

{{caption}}
Kurs Rupiah Sempat Menguat saat Libur, Ternyata Ini Faktor Pendorongnya

Ibrahim mengatakan, penguatan rupiah yang terjadi pada perdagangan kemarin didorong oleh sentimen positif dari penerapan aturan baru DHE.