Hindari Sindikat TPPO, Kepala BP2MI Temui Menkopolhukam
Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/3).
Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/3).
Hindari Sindikat TPPO, Kepala BP2MI Temui Menkopolhukam
Kepala Badan Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Hadi Tjahyanto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/3/).
Benny bercerita, pertemuan itu dalam rangka mengantisipasi maraknya kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya bermodus Pekerja Migran Indonesia (PMI). Untuk itu, perlu adanya kerja sama antar lembaga dengan kementerian.
"Kami bicara dengan Pak Menko terkait praktik perdagangan orang dalam konteksnya pekerja migran Indonesia," kata Benny.
Kata dia, Hadi menyambut baik kerja sama itu dan siap memberikan dukungan kepada BP2MI. Bahkan, tidak segan memberikan hukuman sesuai perundangan-undangan.
"Saya merasa apa yang saya lakukan ini merasa sudah tegas, tetapi beliau lebih tegas," jelasnya.
Menurut Benny, saat menjadi Menteri ATR/BPN, Hadi berhasil menyelesaikan sejumlah masalah dengan mafia tanah. Dengan jabatan barunya itu, Ia berharap kasus TPPO juga bisa diberantas.
"Kita lihat kepemimpinan beliau menjadi Menteri ATR sangat tegas, beliau berhasil menekan praktek para sindikat mafia tanah. Inikan kaitannya dengan sindikat perdagangan orang sama semangatnya, kita yakin beliau bisa menyikat semua praktis perdagangan orang," ujarnya.
Negara, lanjut Benny, perlu hadir untuk memberikan jaminan perlindungan kepada rakyatnya dari sindikat perdagangan orang.
"Tadi beliau menyampaikan arahannya kepada saya bagaimana negara kita dorong terus untuk tidak boleh kalah terhadap mafia," tuntasnya.
merdeka.com