Hari Bhayangkara ke-79, Menteri Karding Apresiasi Kinerja Polri Lindungi Pekerja Migran

Apresiasi ini disampaikan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025 mendatang.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Hari Bhayangkara ke-79, Menteri Karding Apresiasi Kinerja Polri Lindungi Pekerja Migran
Hari Bhayangkara ke-79, Menteri Karding Apresiasi Kinerja Polri Lindungi Pekerja Migran (Merdeka.com)

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding, mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Apresiasi ini disampaikan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025 mendatang.

"Polri menurut saya selama ini sudah sangat baik, kami terus bekerja sama terkait penanganan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan khususnya terkait kasus TPPO," ujar Karding kepada wartawan, Kamis (26/6).

Karding menilai, kinerja Polri selama ini sudah menunjukkan langkah serius dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya terhadap upaya pengiriman pekerja secara ilegal yang kerap menjadi modus TPPO.

"Kinerja Polri sangat luar biasa dan kami berharap semakin hari semakin baik upaya perlindungannya terhadap Pekerja Migran Indonesia," lanjutnya.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO di bawah Bareskrim Polri, yang dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pemberantasan TPPO.

"Terima kasih kepada Kapolri dan Polri yang telah membantu mendorong, membantu, Kementerian Pekerja Migran Indonesia terkait perlindungan dan pencegahan terkait pemberangkatan non prosedural," tuturnya.

Karding berharap agar sinergi antara Polri dan Kementerian PPMI yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Tujuannya, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban perdagangan orang dengan dalih pemberangkatan sebagai PMI.

"Kami berharap kedepannya sinergitas ini terus ditingkatkan, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban TPPO dengan iming-iming menjadi Pekerja Migran," tegasnya.

Rekomendasi