Fitur Canggih KRL Impor China, Cegah Penumpang Terjepit Pintu Otomatis
Setiap kereta dilengkapi 42 kursi pada kereta kabin dan 54 kursi pada kereta non-kabin.
PT KAI Commuter resmi mengoperasikan tiga rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) baru seri CLI-125 mulai 1 Juni 2025. KRL ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas angkut serta kenyamanan penumpang Commuter Line di wilayah Jabodetabek, terutama di jam-jam sibuk.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menjelaskan bahwa rangkaian baru ini membawa sejumlah pembaruan baik dari sisi desain, fasilitas, maupun teknologi keselamatan.
Setiap rangkaian CLI-125 terdiri dari 12 kereta (Stamformasi 12/SF12) dengan total kapasitas angkut mencapai 3.400 penumpang. Satu keretanya mampu menampung hingga 289 orang, dengan 8 pintu di setiap kereta (4 di setiap sisi) untuk mempercepat sirkulasi naik-turun penumpang.
“Ini akan sangat membantu meredakan kepadatan saat jam sibuk, terutama pukul 06.00–08.00 pagi dan 16.00–20.00 sore,” ujar Asdo di Stasiun Manggarai, Minggu (1/6).
Interior Ramah Pengguna dan Sentuhan Budaya Lokal
Desain interior kereta juga mengalami peningkatan. Setiap kereta dilengkapi 42 kursi pada kereta kabin dan 54 kursi pada kereta non-kabin, dengan kursi prioritas berwarna abu-abu yang ditempatkan dekat pintu untuk mempermudah akses pengguna lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas.
KAI Commuter juga menambahkan ruang khusus pengguna kursi roda di kereta nomor 1 dan 12. Selain itu, sentuhan budaya lokal hadir lewat gambar ondel-ondel dan tanjidor di dinding kereta, sebagai representasi budaya Betawi.
KRL CLI-125 telah dibekali teknologi Train Control Monitoring System (TCMS), sistem kendali kereta berbasis komputer yang terpusat untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional. Tak hanya itu, teknologi Anti Trap Door System juga diterapkan untuk mencegah penumpang terjepit saat pintu tertutup otomatis.
“Ini generasi pertama KRL milik KAI Commuter yang seluruhnya dibuat baru dan sesuai dengan kebutuhan operasional perkotaan padat seperti Jabodetabek,” jelas Asdo.
Tiga rangkaian CLI-125 saat ini dialokasikan untuk Bogor Line dan Cikarang Line, dua rute dengan volume penumpang tertinggi. Data KAI Commuter mencatat, volume penumpang Bogor Line mencapai 48,6 juta orang dari Januari hingga April 2025, sementara Cikarang Line menyusul dengan 26,5 juta penumpang.