SPBU Pertamina Ternyata Diaudit Lembaga Internasional Sejak 2007, Apa Saja yang Diperiksa?
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjaga mutu dan standar operasional.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan energi berkualitas dengan memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di bawah naungannya telah diaudit secara menyeluruh. Audit ini dilakukan oleh lembaga auditor independen internasional yang kredibel dan berpengalaman di bidangnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjaga mutu dan standar operasional.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa proses audit ini telah berlangsung secara konsisten sejak tahun 2007 hingga saat ini. Audit mencakup seluruh SPBU yang dikelola langsung oleh Pertamina maupun SPBU yang dioperasikan oleh mitra swasta di berbagai wilayah Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan konsistensi pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat.
Pelaksanaan audit oleh lembaga independen internasional ini menegaskan keseriusan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik. Perusahaan-perusahaan auditor ternama seperti Bureau Veritas, TUV Rheinland, dan Intertek Group PLC, pernah terlibat dalam proses evaluasi ini. Mereka menilai kesesuaian operasional SPBU berdasarkan standar global yang ketat.
Komitmen Pertamina Patra Niaga dalam Menjaga Mutu Layanan
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan energi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat. Audit menyeluruh SPBU ini menjadi pilar utama dalam menjaga standar operasional yang tinggi. Proses ini dilakukan secara berkala dan melibatkan pihak ketiga yang independen untuk objektivitas.
Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa audit merupakan bagian integral dari strategi perusahaan untuk memastikan setiap titik layanan beroperasi sesuai prinsip integritas. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa tenang dan yakin terhadap kualitas BBM serta pelayanan yang diterima di SPBU Pertamina. Konsistensi dalam pelayanan adalah kunci utama yang ingin dicapai melalui audit ini.
Sejak tahun 2007, Pertamina secara aktif melibatkan lembaga independen internasional untuk melakukan audit ini, menunjukkan visi jangka panjang perusahaan. Pemilihan lembaga auditor yang berbeda-beda sesuai periode kontrak juga menjadi bukti transparansi dan adaptabilitas perusahaan. Hal ini memastikan bahwa evaluasi dilakukan dengan perspektif baru secara berkala.
Aspek Audit Menyeluruh oleh Lembaga Internasional
Lembaga auditor independen internasional melakukan penilaian komprehensif terhadap operasional SPBU Pertamina Patra Niaga, mencakup berbagai aspek penting. Pemeriksaan ini dimulai dari teknis dan administrasi, hingga aspek keselamatan dan kualitas pelayanan pelanggan. Setiap detail diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap standar global.
Dalam proses audit, tim auditor meninjau kelengkapan dokumen operasional, seperti checklist harian, pencatatan stok, dan kualitas BBM yang tersedia. Dokumen pengiriman BBM dua periode terakhir juga menjadi bagian dari pemeriksaan, serta sistem penggajian dan penghargaan bagi petugas SPBU. Ini menunjukkan bahwa aspek internal juga menjadi perhatian serius.
Selain itu, audit juga meliputi pengecekan sistem keamanan dan infrastruktur SPBU secara detail. Ini termasuk rekaman CCTV selama satu bulan terakhir, panel listrik, tombol darurat (emergency stop button), hingga kesiapan genset cadangan sebagai antisipasi. Aspek fisik SPBU juga tidak luput dari pemeriksaan, meliputi kebersihan plang, totem, dan area bongkar BBM yang harus selalu kering dan aman.
Menjamin Akurasi Takaran dan Pengalaman Pelanggan
Aspek keselamatan menjadi fokus utama dalam audit, dengan pengecekan alat pemadam api ringan (APAR), rambu keselamatan, oil catcher sebagai penampung limbah minyak, serta oil spill kit di setiap area pompa. Kelengkapan ini penting untuk mengantisipasi dan menangani potensi insiden. Keamanan lingkungan dan operasional menjadi prioritas utama.
Untuk menjamin kualitas dan ketepatan takaran BBM, dilakukan pengujian tera, pengukuran suhu, dan densitas sesuai standar ASTM (American Standard Tables for Measurement). Tim auditor independen juga memastikan keabsahan segel metrologi pada dispenser dan tidak adanya modifikasi nonstandar. Ini penting untuk memastikan konsumen mendapatkan jumlah BBM yang sesuai.
Dari sisi layanan, audit turut menilai kesiapan operator dalam mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk kerapian seragam dan interaksi dengan pelanggan. Evaluasi customer experience ini bertujuan untuk memastikan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik. SPBU Pertamina Diaudit untuk memastikan pengalaman positif bagi setiap pengunjung.
Evaluasi Berkelanjutan untuk Peningkatan Layanan
Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa audit lapangan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga mutu dan kredibilitas layanan energi nasional. Menurutnya, SPBU adalah wajah Pertamina Patra Niaga di mata publik. Melalui audit bersama lembaga independen, perusahaan memastikan setiap titik layanan beroperasi dengan prinsip integritas, akurasi, dan keselamatan tinggi.
Kegiatan audit ini merupakan bagian dari program evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina Patra Niaga di seluruh jaringan SPBU, baik yang dikelola langsung maupun mitra swasta. Proses ini tidak hanya berhenti pada pemeriksaan, tetapi juga berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Hasil asesmen akan menjadi dasar untuk peningkatan di masa mendatang.
Dengan demikian, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap SPBU selalu menjadi tempat yang memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Hasil audit akan menjadi panduan untuk terus menyempurnakan layanan. Perusahaan ingin memastikan setiap titik layanan mampu memberikan energi yang tepat, aman, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
Sumber: AntaraNews