Dishub Donggala Optimistis Capai Target PAD Transportasi Umum Rp1,3 Miliar di 2026
Dinas Perhubungan Donggala menargetkan kenaikan Pendapatan Asli Daerah dari sektor transportasi umum Bus Trans Donggala menjadi Rp1,3 miliar pada 2026, didorong capaian positif tahun sebelumnya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengusulkan peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Usulan ini khusus untuk sektor transportasi umum Bus Trans Donggala pada tahun 2026.
Target baru yang diajukan mencapai Rp1,3 miliar, menunjukkan optimisme terhadap potensi pendapatan daerah. Kenaikan ini didasarkan pada kinerja positif di tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, mengungkapkan bahwa pendapatan Bus Trans Donggala telah melampaui target. Hingga Desember 2025, pendapatan mencapai Rp1,4 miliar.
Angka ini jauh melebihi target awal tahun sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp1 miliar. Pencapaian ini menjadi dasar kuat untuk penetapan target yang lebih tinggi.
Happy Handayani Noor menyatakan keyakinannya bahwa target PAD 2026 akan tercapai, bahkan terlampaui. Peningkatan ini didukung oleh bertambahnya jumlah penumpang.
Layanan transportasi publik dianggap vital sebagai penggerak konektivitas dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan transportasi massal yang ramah, aman, nyaman, dan murah.
Peningkatan Target PAD Transportasi Umum Donggala
Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala secara resmi mengusulkan kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi umum. Angka Rp1,3 miliar ditetapkan sebagai target baru untuk tahun anggaran 2026.
Usulan ini mencerminkan keberhasilan pengelolaan Bus Trans Donggala yang mampu melampaui ekspektasi. Target sebelumnya sebesar Rp1 miliar berhasil dilewati dengan pendapatan Rp1,4 miliar hingga akhir 2025.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, menyuarakan optimisme tinggi terkait pencapaian target tersebut. Ia meyakini bahwa pengalaman sukses di tahun sebelumnya akan terulang.
"Tentunya dengan target tahun sebelumnya kita bisa capai target maka untuk tahun selanjutnya Dinas Perhubungan Donggala bisa merealisasikan PAD dari sektor ini melebihi target yang sudah ditetapkan," ujarnya.
Peningkatan jumlah penumpang Bus Trans Donggala menjadi faktor utama di balik keyakinan ini. Layanan transportasi ini terus menunjukkan tren positif dalam penggunaan oleh masyarakat.
Saat ini, empat armada Bus Trans Donggala masih melayani rute vital antara Kota Palu dan Kabupaten Donggala, khususnya wilayah Banawa. Rute ini beroperasi setiap hari dari pukul 06.00 hingga 21.00 Wita.
Peran Bus Trans Donggala dalam Konektivitas dan Ekonomi Lokal
Bus Trans Donggala telah menjadi tulang punggung mobilitas bagi banyak warga di wilayah tersebut. Tercatat, rata-rata 80 penumpang menggunakan layanan bus ini setiap harinya.
Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan transportasi publik yang terjangkau dan dapat diandalkan. Peningkatan jumlah pengguna berkontribusi langsung pada pendapatan daerah.
Sektor transportasi publik diakui sebagai salah satu motor penggerak utama dalam menunjang kelancaran konektivitas. Selain itu, transportasi ini juga mendukung pelayanan umum masyarakat serta aktivitas ekonomi.
Pemerintah daerah melihat penyediaan layanan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Tujuannya adalah untuk memastikan akses transportasi massal yang ramah, aman, nyaman, dan dengan tarif terjangkau.
Bus Trans Donggala telah beroperasi secara konsisten sejak Januari 2025, melayani rute penting antara Kecamatan Banawa dan Kota Palu. Rute ini juga berlaku sebaliknya, memfasilitasi perjalanan harian.
Tarif yang ditetapkan sangat terjangkau, yaitu Rp10 ribu per orang untuk perjalanan dari Kota Palu ke Kabupaten Donggala. Jadwal operasional yang panjang memberikan fleksibilitas bagi pengguna.
Sumber: AntaraNews