Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengumumkan rencana pengaktifan kembali layanan operasional Bus Trans Palu pada akhir Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya layanan tersebut sempat dihentikan sementara untuk fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang. Pengaktifan kembali Bus Trans Palu diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga di ibu kota Sulawesi Tengah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trisno Yunianto, menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah memfokuskan upaya pada penguatan kapasitas pengemudi serta penyesuaian rute layanan. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa operasional Bus Trans Palu dapat berjalan dengan optimal dan efisien. Persiapan matang ini menjadi kunci utama sebelum bus kembali melayani masyarakat.
Pengaktifan kembali layanan transportasi umum ini merupakan wujud komitmen Pemkot Palu dalam menyediakan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan tarif yang terjangkau, Bus Trans Palu diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang diminati. Layanan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Advertisement
Advertisement
Sejak akhir tahun 2025, Pemkot Palu telah gencar membangun berbagai fasilitas pendukung untuk Bus Trans Palu. Sebanyak 30 halte baru telah dibangun, dengan 20 di antaranya merupakan halte utama yang strategis. Pembangunan ini juga didukung oleh 10 halte tambahan yang berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan.
Selain halte, Pemkot Palu juga telah menyiapkan 80 titik pemberhentian bus di berbagai lokasi penting di kota. Seluruh fasilitas penunjang layanan transportasi ini dinyatakan sudah siap digunakan untuk mendukung kelancaran operasional Bus Trans Palu. Kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama demi kenyamanan penumpang.
Trisno Yunianto menegaskan bahwa layanan transportasi harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, tahun 2025 dimanfaatkan secara maksimal untuk mematangkan semua aspek infrastruktur. Dengan demikian, operasional Bus Trans Palu dapat dimulai pada awal tahun ini dengan kondisi yang optimal.
Advertisement
Advertisement
Keberadaan Bus Trans Palu merupakan salah satu bentuk konsistensi Pemkot Palu dalam menyediakan layanan moda transportasi umum kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa layanan transportasi umum harus disediakan dan dijamin oleh pemerintah.
Pemkot Palu menunjukkan komitmen kuatnya untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warganya. Layanan Bus Trans Palu diharapkan dapat menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di Palu.
Evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana telah dilakukan oleh pemerintah sebelum pengaktifan kembali. Hasil evaluasi ini menjadi dasar pemantapan berbagai aspek operasional. Harapannya, layanan Bus Trans Palu akan semakin diminati publik guna membantu memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Dalam penyelenggaraan operasional Bus Trans Palu, Pemkot Palu bekerja sama dengan PT Bagong Transportasi. Kerja sama ini melibatkan pengoperasian 24 unit kendaraan bus untuk melayani berbagai rute di kota. Sementara itu, dua unit bus lainnya disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak atau perawatan.
Pengoperasian kembali layanan angkutan Bus Trans Palu tidak akan mengubah tarif yang telah ditetapkan sebelumnya. Tarif transportasi ini tetap sangat terjangkau, yaitu Rp5.000 untuk penumpang dewasa. Sementara itu, untuk pelajar atau siswa, tarif yang berlaku hanya Rp2.500.
Trisno Yunianto menambahkan bahwa nilai tarif tersebut berlaku untuk rute dekat maupun rute jauh. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir dengan perbedaan biaya berdasarkan jarak tempuh. Pada pengoperasian ulang nanti, dipastikan tidak ada perubahan tarif, menjaga konsistensi layanan yang murah dan merata.
Advertisement
Sumber: AntaraNews