Pemkot Palu Aktifkan Kembali Bus TransPalu dengan Rute dan Fasilitas Baru

Bus TransPalu kembali beroperasi di Kota Palu mulai 13 Januari 2026, menawarkan rute baru dan fasilitas penunjang modern. Simak bagaimana layanan Bus TransPalu ini akan meningkatkan mobilitas warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Palu Aktifkan Kembali Bus TransPalu dengan Rute dan Fasilitas Baru
Pemerintah Kota Palu kembali mengoperasikan Bus TransPalu mulai Selasa, 13 Januari 2026, guna meningkatkan pelayanan transportasi publik dengan rute dan fasilitas terbaru yang lebih nyaman. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali mengoperasikan Bus TransPalu mulai Selasa, 13 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut. Pengaktifan kembali layanan ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang lebih baik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, memastikan bahwa seluruh persiapan operasional telah rampung. Dengan demikian, Bus TransPalu siap melayani masyarakat dengan optimal dan efisien. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek teknis dan non-teknis.

Pengoperasian kembali Bus TransPalu ini juga disertai dengan penyesuaian rute terbaru. Penyesuaian ini dilakukan setelah pemerintah daerah membangun sejumlah halte di jalur-jalur protokol Kota Palu, demi kenyamanan dan kemudahan akses pengguna transportasi umum.

Dinas Perhubungan Kota Palu telah mengumumkan bahwa Bus TransPalu akan kembali beroperasi penuh pada 13 Januari 2026. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menyatakan bahwa semua persiapan telah selesai, memastikan kesiapan armada untuk melayani warga. Pengoperasian kembali ini menandai komitmen Pemkot Palu dalam menyediakan transportasi umum yang handal.

Layanan Bus TransPalu kali ini akan mencakup rute-rute terbaru yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Penyesuaian rute ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi para pengguna jasa transportasi umum. Bus TransPalu akan melayani empat koridor reguler serta satu koridor khusus yang diperuntukkan sebagai bus sekolah.

Adanya koridor khusus bus sekolah menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan transportasi pelajar. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di kalangan siswa. Penyesuaian rute ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Palu untuk mengoptimalkan layanan Bus TransPalu.

Untuk mendukung operasional Bus TransPalu, Pemerintah Kota Palu telah membangun infrastruktur yang memadai. Sejak akhir tahun 2025, Pemkot Palu telah menyelesaikan pembangunan 30 halte, dengan 20 di antaranya merupakan halte utama. Selain itu, 10 halte lainnya berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain halte, Pemkot Palu juga menyediakan 80 titik pemberhentian bus yang strategis di berbagai lokasi. Semua fasilitas penunjang layanan transportasi ini telah dinyatakan siap untuk digunakan oleh masyarakat. Ketersediaan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pengguna Bus TransPalu.

Dalam penyelenggaraan kegiatan transportasi ini, Pemkot Palu bekerja sama dengan PT Bagong Transportasi. Kerja sama ini melibatkan pengoperasian 24 unit Bus TransPalu, dengan dua unit lainnya dicadangkan untuk keperluan darurat atau pemeliharaan. PT Bagong Transportasi sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi bus antar kota dan provinsi, serta memiliki pengalaman dalam pengelolaan bus perkotaan di beberapa wilayah Indonesia.

Dengan kembali beroperasinya Bus TransPalu, Pemerintah Kota Palu memiliki harapan besar terhadap perubahan perilaku masyarakat. Pemkot Palu berharap masyarakat dapat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Hal ini tentu akan membawa dampak positif bagi lingkungan dan tata kota.

Penggunaan transportasi umum seperti Bus TransPalu menawarkan berbagai keuntungan, termasuk keamanan, kenyamanan, dan sifatnya yang ramah lingkungan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di Kota Palu. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan ketertiban berlalu lintas secara keseluruhan.

Dinas Perhubungan Kota Palu terus berupaya untuk menjadikan Bus TransPalu sebagai pilihan utama bagi mobilitas warga. Dengan dukungan fasilitas yang lengkap dan rute yang terencana, diharapkan masyarakat semakin tertarik untuk menggunakan layanan ini. Ini adalah langkah nyata menuju sistem transportasi kota yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi