Catat! Tips Penting Bagi Fresh Graduate Ingin Melamar Kerja di BUMN
Mau bergabung dengan BUMN setelah kuliah? Berikut adalah tips penting untuk fresh graduate perlu diketahui sebelum melamar agar peluang diterima semakin tinggi.
Bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi cita-cita banyak lulusan baru di Indonesia. Selain memberikan stabilitas dalam karier, BUMN juga menawarkan lingkungan kerja yang profesional serta berbagai fasilitas menarik. Tempat ini dikenal sebagai wadah yang baik untuk mengembangkan talenta muda dari beragam latar belakang pendidikan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika setiap kali dibuka rekrutmen, jumlah pelamar selalu melimpah dan persaingan menjadi sangat ketat.
Namun, banyak lulusan baru yang mendaftar tanpa persiapan yang matang. Padahal, proses seleksi di BUMN tidak hanya menilai aspek akademis, tetapi juga mencakup kompetensi, kesiapan mental, kemampuan komunikasi, serta kesesuaian karakter dengan budaya kerja perusahaan. Tanpa strategi yang tepat, peluang untuk lolos dapat semakin menyusut, bahkan sejak tahap administrasi. Oleh karena itu, memahami tips untuk memasuki BUMN sebelum mendaftar adalah langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Dengan persiapan yang tepat, lulusan baru tetap memiliki peluang besar untuk bersaing dan meraih karier impian di BUMN. Agus Pramono, seorang senior supervisor di PT Pertamina Kilang Balikpapan, akan berbagi tips untuk masuk ke BUMN, khususnya di PT Pertamina.
Lantas, apa saja tips yang perlu diketahui oleh lulusan baru sebelum melamar ke BUMN? Simak informasi selengkapnya berikut ini sebagaimana dilansir dari Liputan6.com pada Rabu (25/2).
Bekerja di PT Pertamina Sejak Tahun 1974
Sebelum memberikan berbagai tips, Agus Pramono menjelaskan latar belakang kariernya terlebih dahulu. Pria yang lahir pada 22 Agustus 1954 ini telah menjadi bagian dari PT Pertamina Kilang Balikpapan sejak tahun 1974. "Jadi saya tahun 1974 masuk di Pertamina sampai tahun 2000. Setelah itu saya memutuskan untuk resign dari Pertamina dengan keinginan saya bekerja di luar negeri," ungkap Agus Pramono saat diwawancarai oleh Liputan6.com pada Sabtu (21/2/2026) di Surabaya. Keputusan untuk resign ini ternyata didasari oleh alasan tertentu yang ingin ia sampaikan.
Agus menjelaskan bahwa keputusan untuk mengundurkan diri dari PT Pertamina diambil agar posisi yang ia tinggalkan dapat diisi oleh orang baru. "Yang kedua, saya ingin bekerja di luar negeri. Dengan pertimbangan kalau saya nanti setelah bekerja di sana, saya sudah punya rencana apa yang saya dapatkan di sana nanti akan saya share setelah saya pulang ke Indonesia," tambahnya. Ia menegaskan bahwa impian tersebut berhasil ia wujudkan dengan bekerja di luar negeri, khususnya di Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) dan subholding-nya, Borouge, selama sepuluh tahun.
Agus Pramono juga menambahkan bahwa setelah kembali dari Abu Dhabi, ia kembali ke Indonesia dan beruntung mendapatkan tawaran dari teman SMP-nya yang juga pernah bekerja di Pertamina untuk membantu beberapa proyek di perusahaan tersebut. "Dan Alhamdulillah setelah saya pulang dari Abu Dhabi, saya kembali ke Indonesia dan kebetulan Alhamdulillah juga saya dimintain tolong oleh teman SMP saya yang dulu juga bekerja di Pertamina untuk membantu beberapa proyek yang ada di Pertamina," lanjutnya. Sampai saat ini, Agus Pramono masih berkarier di PT Pertamina Kilang Balikpapan dan menjadi karyawan tertua di perusahaan tersebut.
Pengalaman dan perjalanan karier Agus Pramono yang panjang ini membuatnya berencana untuk memberikan tips bagi fresh graduate yang ingin melamar pekerjaan di BUMN, khususnya di PT Pertamina. Dengan latar belakang yang kaya akan pengalaman, ia berharap bisa membantu generasi muda untuk lebih siap menghadapi dunia kerja.
Kunjungi Website Resmi PT Pertamina
Dijelaskan oleh Agus Pramono bahwa proses penerimaan karyawan di BUMN, khususnya di Pertamina, telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan masa lalu. Saat ini, seluruh tahapan rekrutmen pegawai harus dilakukan secara daring, sehingga bagi para lulusan baru yang ingin bergabung dengan Pertamina, langkah pertama yang harus diambil adalah mengunjungi situs resmi PT Pertamina. "Jadi kalau di Pertamina harus masuk di website Pertamina di mana di situ harus register dulu. Tanpa Anda meregister itu, Anda tidak akan bisa mengikuti atau memenuhi persyaratan untuk bisa menjadi atau mengikuti penerimaan bekerja di Pertamina," kata Agus Pramono.
Agus juga menambahkan bahwa informasi mengenai rekrutmen biasanya diumumkan secara terbuka melalui website atau saluran resmi perusahaan, termasuk posisi yang tersedia dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar. Dengan cara ini, calon kandidat dapat dengan mudah mengetahui peluang yang ada secara jelas dan akurat. "Jadi saran saya untuk fresh graduate itu jelas, yang pertama buka website Pertamina dan nanti di klik (register). Setelah register, Anda akan bisa masuk ke karir. Di mana di karir itu, Anda akan bisa lihat ada lowongan apa saja dan di situ Anda akan bisa melihat persyaratan kualifikasi apa saja, supaya Anda bisa memasukkan data-data CV yang nantinya jika itu match dengan requirement yang ada maka Anda akan dihubungi untuk tes atau tahap-tahap selanjutnya," tambahnya.
Pengalaman dalam organisasi atau magang dapat memberikan nilai tambah yang signifikan
Agus Pramono, yang juga berperan sebagai interviewer dan sering diminta untuk membantu dalam evaluasi calon karyawan, menyatakan bahwa pengalaman organisasi atau magang dapat menjadi nilai tambah yang signifikan. Terutama jika pelamar aktif terlibat dalam organisasi selama masa kuliah. "Jelas, pengalaman organisasi segala macam itu akan menjadi credit point bagi fresh graduate untuk menjadi nilai positif kalau Anda itu dulu pada saat kuliah aktif berorganisasi. Sehingga, di situ nanti akan menjadi suatu bahan masukan bahwa background Anda di dalam organisasi itu akan membantu setelah Anda nanti bekerja di perusahaan, dalam hal ini Pertamina," paparnya.
Agus Pramono juga mengungkapkan bahwa dalam kondisi tertentu, seperti ketika ada beberapa calon yang memenuhi kualifikasi yang sama, tetap diperlukan proses seleksi untuk memilih hanya sebagian dari mereka. Ia menjelaskan bahwa calon yang memiliki pengalaman atau latar belakang dalam kegiatan organisasi akan mendapatkan prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki pengalaman tersebut. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengalaman di luar akademis dalam meningkatkan peluang seseorang untuk diterima bekerja di perusahaan yang diinginkan.
Pentingnya memiliki soft skill sangatlah besar
Selain keterampilan teknis, calon pelamar juga diharuskan memiliki soft skill. Penguasaan soft skill yang memadai sangat penting bagi para pelamar yang ingin bergabung dengan Pertamina. Soft skill mencakup berbagai kemampuan interpersonal dan kepribadian yang krusial untuk mencapai kesuksesan di dunia kerja. Keterampilan ini meliputi komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, adaptabilitas, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Semua keterampilan ini sangat membantu dalam berinteraksi secara positif, menyelesaikan masalah, dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang selalu berubah. "Kalau kita bicara technical skill (keterampilan teknis) dan lain-lain, It's okay lah ya. Tapi, soft skill ini benar (sangat penting)," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semakin banyak calon atau kandidat pekerja yang mampu menguasai atau menerapkan soft skill, maka hal tersebut akan menjadi nilai tambah atau credit point. Hal ini dikarenakan soft skill memiliki banyak aspek yang dapat mendukung kinerja seseorang. Salah satu soft skill yang paling mendasar adalah kemampuan berkomunikasi dengan baik. Komunikasi yang efektif sangat dibutuhkan dalam hampir semua aktivitas pekerjaan, mulai dari koordinasi tim hingga penyampaian ide. "Public speaking itu juga (penting). Kita dalam bekerja juga harus bisa menyampaikan presentasi secara baik," jelasnya. Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan public speaking sebagai bagian dari keterampilan komunikasi profesional.
Dalam lingkungan kerja, karyawan sering kali dituntut untuk mempresentasikan ide, laporan, atau hasil pekerjaan secara runtut dan mudah dipahami. Kemampuan untuk menyampaikan presentasi dengan percaya diri dan terstruktur menjadi nilai tambah yang signifikan. Namun, komunikasi bukan satu-satunya soft skill yang perlu diperhatikan. Agus juga mengingatkan pentingnya kemampuan mengelola emosi, terutama saat menghadapi konflik atau perbedaan pendapat di tempat kerja. "Tapi ada hal lain lagi juga yang jangan dilupakan, soft skill yang diperlukan bagaimana kita me-manage kondisi yang dalam keadaan contohnya clash atau konflik, kita emosional atau tidak," tambahnya.
Agus Pramono menekankan pentingnya kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu faktor kunci yang dapat meningkatkan peluang fresh graduate untuk diterima di PT Pertamina (Persero). Ia menyatakan bahwa penguasaan bahasa Inggris saat ini bukan hanya sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi, terutama bagi perusahaan BUMN besar yang menerapkan standar kerja profesional dan memiliki keterhubungan dengan lingkungan global.
“Untuk bisa menambah advantage supaya bisa masuk BUMN, maka kemampuan bahasa Inggris is mandatory (sebaiknya score TOEFL ~500 up),” tegas Agus Pramono. Ia menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris sangat penting untuk memahami dokumen kerja, mengikuti pelatihan, berkomunikasi lintas divisi, dan berinteraksi dengan mitra internasional. Oleh karena itu, fresh graduate yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik akan dianggap lebih siap untuk bekerja, lebih mudah beradaptasi, dan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pelamar lainnya. Dengan demikian, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu "advantage" yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin memperbesar peluang berkarier di BUMN.