Budaya Inovasi PLN IP Terus Tumbuh, Tiga Inovator Muda Raih Satyalancana Wira Karya 2025
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menegaskan budaya inovasi PLN IP terus berkembang, dibuktikan dengan penghargaan Satyalancana Wira Karya 2025 kepada tiga inovator muda yang berkontribusi pada efisiensi dan keberlanjutan energi.
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan inovasi di lingkungan perusahaannya. Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta, menyatakan bahwa budaya inovasi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga pasokan listrik yang andal, efisien, dan semakin ramah lingkungan menuju masa depan energi berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan Bernadus di Jakarta, Minggu, menanggapi pengakuan atas prestasi tiga inovator muda perusahaan.
Pengembangan inovasi ini sangat krusial bagi PLN IP dalam menghadapi tantangan energi masa depan. Inovasi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Tiga inovator muda PLN IP, yaitu Prima Galih Pratama, Agung Suharwanto, dan Herowiko Thama Nurahman, baru saja menerima penghargaan bergengsi Satyalancana Wira Karya Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka dalam menghadirkan solusi strategis di sektor ketenagalistrikan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari pertumbuhan budaya inovasi di tubuh PLN IP.
Komitmen PLN IP dalam Inovasi Berkelanjutan
Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta, menekankan bahwa inovasi merupakan pilar utama perusahaan dalam memastikan ketersediaan listrik yang stabil dan efisien. Fokus pada inovasi juga diarahkan untuk mendukung upaya menuju masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Komitmen ini tidak hanya sebatas retorika, melainkan diwujudkan melalui berbagai program dan dukungan terhadap pengembangan ide-ide baru.
Penghargaan Satyalancana Wira Karya Tahun 2025 yang diterima oleh tiga inovator muda PLN IP menjadi indikator kuat dari keberhasilan pendekatan ini. Bernadus menyatakan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya pengakuan individu, tetapi juga cerminan bahwa PLN IP secara konsisten melahirkan talenta-talenta inovatif. Para inovator ini berperan sebagai motor penggerak utama dalam menjaga keandalan energi di Indonesia.
Capaian ini semakin mempertegas dedikasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan inovasi yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong transformasi sistem ketenagalistrikan. Transformasi ini mencakup aspek modernisasi, peningkatan efisiensi, serta penciptaan lingkungan yang lebih ramah lingkungan.
Inovasi Strategis untuk Efisiensi dan Lingkungan
Ketiga inovator muda PLN IP yang berprestasi, Prima Galih Pratama, Agung Suharwanto, dan Herowiko Thama Nurahman, telah menghadirkan solusi inovatif yang berdampak signifikan. Inovasi-inovasi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional pembangkit listrik, peningkatan reliability, hingga pengurangan emisi karbon di sektor ketenagalistrikan.
Prima Galih Pratama memperkenalkan inovasi bernama “MODERATOR” atau Modifikasi Oil Cooler. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi sistem pendinginan oli pembangkit yang berdampak pada optimalisasi kinerja peralatan serta penurunan potensi downtime.
Agung Suharwanto mengembangkan “DOTA” atau Digitalization Online Tube Boiler Analysis. DOTA adalah sistem analisis berbasis data real-time yang memungkinkan deteksi dini anomali pada boiler, sehingga meningkatkan keandalan operasional pembangkit melalui pendekatan pemeliharaan prediktif.
Sementara itu, Herowiko Thama Nurahman menghadirkan inovasi “Improvement Direct Blending Biomassa”. Inovasi ini sangat mendukung implementasi cofiring biomassa dengan efisiensi yang lebih tinggi dan emisi yang lebih rendah. Kontribusi ini merupakan langkah konkret PLN IP dalam mendukung agenda transisi energi dan mencapai target net zero emission Indonesia.
Sumber: AntaraNews