BRI Optimis Kalimantan Selatan Jadi Pasar Potensial Pertumbuhan Perbankan
Bank BRI melihat Kalimantan Selatan sebagai pasar potensial bagi pertumbuhan perbankan, didorong sektor UMKM dan inovasi layanan seperti tabungan emas digital di BRImo.
Regional Business Support Head BRI Region 14 Banjarmasin, Irwan Apriantoro, menyatakan bahwa Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan pasar yang sangat potensial untuk pertumbuhan sektor perbankan. Pernyataan ini disampaikan Irwan di Banjarmasin pada Minggu, 15 Maret, menyoroti kinerja positif bank di wilayah tersebut.
Menurut Irwan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menunjukkan pertumbuhan kredit yang impresif di Kalsel. Hingga akhir tahun 2025, pertumbuhan kredit BRI mencapai 12,3 persen secara tahunan (YoY), dengan total nilai lebih dari Rp11,5 triliun.
Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh kontribusi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang kinerjanya bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan. Komitmen BRI untuk mendukung kemajuan UMKM di Kalsel menjadi kunci utama capaian ini.
Pertumbuhan Kredit Impresif dan Peran UMKM di Kalsel
Kalsel menunjukkan potensi ekonomi yang kuat, tercermin dari capaian pertumbuhan kredit BRI yang mencapai dua digit. Angka 12,3 persen YoY menjadi Rp11,5 triliun lebih pada akhir 2025 menandakan kepercayaan pasar dan aktivitas ekonomi yang dinamis di provinsi tersebut. Pertumbuhan ini menempatkan Kalsel sebagai salah satu wilayah strategis bagi ekspansi perbankan nasional.
Sektor UMKM secara konsisten menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, dan di Kalsel, peran ini semakin menonjol. Irwan Apriantoro menegaskan bahwa UMKM tetap menjadi motor utama pertumbuhan perusahaan, sejalan dengan komitmen BRI untuk terus mendukung segmen ini. Dukungan terhadap UMKM tidak hanya memperkuat posisi BRI tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pertumbuhan UMKM yang melampaui rata-rata industri perbankan menunjukkan resiliensi dan adaptabilitas pelaku usaha di Kalsel. BRI secara aktif memberikan fasilitas pembiayaan dan pendampingan, memastikan UMKM memiliki akses ke modal dan pengetahuan yang diperlukan untuk berkembang. Inisiatif ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
Inovasi Layanan: Tabungan Emas Digital BRImo
Selain fokus pada pertumbuhan kredit UMKM, BRI juga berinovasi melalui layanan digital untuk memenuhi kebutuhan investasi masyarakat. Irwan mengajak masyarakat Kalsel untuk memanfaatkan layanan tabungan emas yang tersedia di aplikasi BRImo. Layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara BRI dan Pegadaian, menawarkan kemudahan dan keamanan dalam berinvestasi emas.
Tabungan emas digital di BRImo memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi emas secara praktis. Nasabah dapat membeli, menjual, dan memantau pergerakan harga emas secara real-time langsung melalui aplikasi. Keunggulan layanan ini terletak pada fleksibilitasnya, di mana investasi dapat dimulai dari nominal kecil, sekitar Rp10.000.
Salah satu fitur menarik dari tabungan emas di BRImo adalah kemampuan untuk mencetak fisik emas di outlet Pegadaian. Fitur ini memberikan opsi bagi nasabah yang ingin memiliki emas fisik setelah mengakumulasi saldo digital. Irwan menekankan bahwa tabungan emas sangat menguntungkan, terutama mengingat tren kenaikan harga emas yang berkelanjutan.
Dengan adanya fitur cicilan melalui BRImo, investasi emas menjadi lebih terjangkau dan dapat dijadikan bagian dari perencanaan keuangan masa depan. Kemudahan akses dan potensi keuntungan ini menjadikan tabungan emas sebagai pilihan investasi yang menarik bagi berbagai kalangan masyarakat di Kalsel.
Sumber: AntaraNews