BPTD Maluku Gelar Ramp Check Bus Lebaran 2026 di Ambon, Pastikan Keselamatan Pemudik
Jelang mudik Lebaran 2026, BPTD Maluku gencar melakukan ramp check bus di Ambon. Langkah ini memastikan setiap armada laik jalan demi keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Maluku melakukan uji petik pemeriksaan atau ramp check terhadap armada bus di pool Perum Damri Cabang Ambon, yang berlokasi di Waiheru. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (6/3) sebagai bagian dari persiapan menghadapi angkutan mudik Lebaran 2026 mendatang. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh bus dalam kondisi laik jalan dan memenuhi standar keselamatan transportasi darat.
Kepala BPTD Maluku, Hasan Bisri, menyatakan bahwa ramp check ini krusial untuk menjamin keamanan perjalanan masyarakat. Timnya memeriksa fungsi teknis kendaraan, kelengkapan fasilitas keselamatan, serta keabsahan dokumen operasional armada. Hal ini dilakukan demi kenyamanan para pemudik yang akan menggunakan jasa angkutan umum.
Sebanyak 24 unit bus Damri Cabang Ambon diperiksa secara detail dalam kegiatan tersebut. Petugas memastikan setiap armada memenuhi standar kelayakan operasional sebelum melayani penumpang pada masa angkutan Lebaran. Selain itu, imbauan penting juga diberikan kepada pengelola dan pengemudi untuk selalu menjaga kondisi armada.
Prioritaskan Keselamatan, BPTD Maluku Periksa Detail Fungsi Teknis Bus
Dalam upaya memastikan keselamatan angkutan Lebaran 2026, BPTD Maluku fokus pada pemeriksaan detail fungsi teknis bus. Setiap komponen penting kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan sistem kemudi diperiksa secara cermat. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi masalah yang dapat mengganggu perjalanan.
Hasan Bisri menekankan bahwa setiap aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam ramp check ini. Kelengkapan fasilitas keselamatan seperti palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR), dan pintu darurat juga tidak luput dari perhatian. Semua harus berfungsi dengan baik sesuai standar yang ditetapkan.
Keabsahan dokumen operasional armada juga menjadi bagian integral dari pemeriksaan. Surat-surat kendaraan, izin trayek, dan kartu pengawasan diperiksa untuk memastikan legalitas operasional bus. Ini adalah langkah penting untuk menjamin bahwa bus beroperasi sesuai regulasi yang berlaku.
Imbauan Keselamatan dan Pengawasan Berkelanjutan Angkutan Lebaran 2026
Setelah pemeriksaan teknis, petugas BPTD Maluku turut memberikan imbauan kepada pengelola dan pengemudi bus Damri. Imbauan ini mencakup pentingnya perawatan rutin armada serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian demi perjalanan yang aman dan tertib.
Melalui kegiatan ramp check ini, BPTD Maluku berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 di Ambon dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pengawasan terhadap armada angkutan umum akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama melakukan perjalanan mudik.
Hasan Bisri menegaskan komitmen BPTD Maluku untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026. Kolaborasi antara regulator dan operator sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut.
Persiapan Menyeluruh, dari Bus hingga Dermaga Penyeberangan
Selain ramp check bus, BPTD Maluku juga telah melakukan persiapan lain untuk menyambut Lebaran 2026. Sebelumnya, tim dari Direktorat Sungai, Danau, dan Penyeberangan bersama BPTD telah memeriksa standar pelayanan minimum (SPM) di dermaga Hunimua dan Waipirit. Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan semua aspek transportasi.
Pemeriksaan di dermaga dilakukan lebih awal karena pergerakan angkutan Lebaran umumnya lebih tinggi. Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan memerlukan kesiapan infrastruktur yang memadai. Ini termasuk fasilitas pelabuhan dan standar keselamatan penyeberangan.
Kesiapan menyeluruh ini mencerminkan pendekatan proaktif dari BPTD Maluku. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode mudik. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan nyaman, baik melalui darat maupun laut.
Sumber: AntaraNews