Andi Seto Gadhista, Eks Bupati Sinjai yang Diangkat Jadi Direktur PT Timah
Hendra Kusuma Wardana yang menjabat sebagai Direktur SDM sejak 8 Mei 2024 kini telah digantikan oleh Andi Seto Gadhista Asapa.
PT Timah Tbk (TINS), anak usaha dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 2 Mei 2025, di Jakarta. Dalam rapat tersebut, perusahaan mengambil langkah strategis dengan melakukan perombakan besar dalam struktur Direksi dan Komisaris.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya transformasi dan penguatan tata kelola perusahaan, seiring dengan tantangan industri pertambangan yang terus berkembang.
“Pergantian pengurus merupakan hal wajar yang bertujuan untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan tata kelola yang lebih baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran sebelumnya, dan berharap kepemimpinan baru mampu membawa PT Timah ke arah yang lebih strategis,” ujar Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan, dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (3/5).
Salah satu sorotan utama dari perombakan ini adalah pengangkatan Andi Seto Gadhista Asapa sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, menggantikan Hendra Kusuma Wardana yang sebelumnya menjabat sejak Mei 2024. Andi Seto bukan sosok baru di dunia kepemimpinan. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, selama periode 2018–2023.
Lahir di Ujung Pandang pada 20 November 1983, Andi menempuh pendidikan hukum di Universitas Trisakti sebelum melanjutkan studi S2 di Monash University, Melbourne, Australia. Selain akademis, Andi juga aktif dalam organisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Mahasiswa Fakultas Hukum Trisakti serta Ketua Pengawas Pemilu di Melbourne pada 2009.
Tak hanya berkiprah di pemerintahan dan pendidikan, Andi juga terlibat dalam politik sebagai Ketua DPP Partai Gerindra untuk Bidang Penyelesaian Sengketa Pemilu sejak 2010. Ia juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Kepala Daerah se-Indonesia di partai yang sama, dan memiliki rekam jejak bisnis sebagai Wakil Ketua DPP Kadin Indonesia untuk wilayah Indonesia Timur (2010–2015).
Jajaran Pengurus PT Timah
Selain perubahan pada posisi Direktur SDM, RUPSLB juga menetapkan sejumlah nama baru dalam jajaran manajemen. Agus Rohman dipercaya sebagai Komisaris Utama menggantikan M. Alfan Baharudin, sementara Yuslih Ihza Mahendra diangkat sebagai Komisaris Independen bersama M Hita Tunggal, Rizani Usman, dan Eniya Listiani Dewi. Menariknya, Yuslih adalah kakak dari Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra.
Untuk posisi Direktur Utama, Restu Widiyantoro kini menggantikan Ahmad Dani Virsal. Jajaran direksi lainnya yang baru ditunjuk antara lain Nur Adi Kuncoro sebagai Direktur Operasi dan Produksi, Fina Eliani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara sebagai Direktur Pengembangan Usaha.
Melalui restrukturisasi ini, PT Timah berharap bisa mempercepat proses transformasi bisnis dan memperkuat kinerja korporasi di tengah dinamika industri yang kompetitif. Rendi Kurniawan menegaskan, “Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk terus beradaptasi dan tumbuh berkelanjutan.”
Keuntungan Bersih
PT Timah Tbk (TINS) sebelumnya berhasil menunjukkan kinerja keuangan yang sangat baik pada tahun 2024. Perusahaan ini mencatat laba bersih sebesar Rp1,19 triliun, yang meningkat drastis sebesar 364 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana mereka mengalami kerugian bersih sebesar Rp449,67 miliar.
Selain itu, pada kuartal pertama tahun 2025, PT Timah Tbk (TINS) juga melaporkan laba bersih sebesar Rp116,86 miliar, yang mencapai 120 persen dari target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
"Perseroan terus mendorong terciptanya kinerja yang unggul dan berkelanjutan dengan melakukan inovasi, efisiensi, dan tata kelola yang baik sebagai pilar utama dalam menjalankan proses bisnis," tutup Rendi.