6 Tim Inovator Unggulan SDG Accelerator 2025 Sudah Diumumkan, Satu Tim Mewakili Indonesia ke New York
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko menegaskan bahwa acara ini sangat penting untuk mendorong lahirnya inovasi dari kalangan generasi muda.
Sebanyak 90 inovator muda dari 19 perusahaan terkemuka memamerkan berbagai solusi inovatif dalam acara puncak SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025 yang diadakan oleh UN Global Compact Indonesia (IGCN).
Acara yang bertajuk Awarding Ceremony and Solutions Showcase ini tidak hanya memberikan penghargaan kepada para inovator muda, tetapi juga menandai berakhirnya program kolaboratif antara IGCN dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko menegaskan bahwa acara ini sangat penting untuk mendorong lahirnya inovasi dari kalangan generasi muda.
"Kita berharap ini menjadi satu ajang yang nanti memotivasi para inovator muda yang lain untuk melaksanakan kegiatan inovasi-inovasi yang mendukung pembangunan benar-benar kita," ujarnya.
Program ini bertujuan untuk mendorong pengembangan solusi inovatif dari profesional muda, dengan fokus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dari semua peserta, enam tim berhasil terpilih sebagai inovator terbaik melalui proses penjurian yang ketat. Satu tim yang memperoleh skor tertinggi di antara mereka akan mewakili Indonesia untuk mempresentasikan inovasinya di panggung internasional UN Global Leaders Summit yang diadakan di New York.
Proses Evaluasi oleh Dewan Juri
Menentukan inovasi terbaik di antara sekian banyak ide cemerlang merupakan tugas yang tidak mudah bagi dewan juri, sehingga proses penjurian dilakukan melalui diskusi yang panjang dan mendalam. Meskipun demikian, mereka tetap mengedepankan beberapa kriteria penilaian yang telah disepakati sejak awal.
Kriteria tersebut meliputi kekuatan solusi inovatif, kecepatan dampak, serta komitmen dari masing-masing tim. Bagi para juri, inovasi yang unggul bukan hanya menarik secara teoritis, tetapi juga harus telah diterapkan dan memberikan manfaat nyata di lapangan.
"Yang paling penting itu, misalnya nih ya, mereka itu yang nyata. Dari limbah dijadikan sesuatu yang bermanfaat, bahkan bisa menghasilkan uang. Itu adalah inovasi yang sangat penting, karena dulunya dibuang-buangin atau menghasilkan dampak yang jelek, tetapi bisa diproduksi menjadi sesuatu yang lebih berharga," ungkap Laode Muhammad Syarif, salah satu anggota dewan juri.
Selain mempertimbangkan aspek teknis, penilaian juga melibatkan faktor non-teknis seperti kekompakan tim, keterlibatan mentor, serta konsistensi dan keseriusan dalam menjalankan program.
"Kita ingin ini sustainable, bukan karena hanya untuk lomba aja. Attitude tim itu dan komitmen mereka untuk menjalankan dan keseriusannya itu kita nilai juga untuk melihat ini yang akan bisa membawa kita ke kancah internasional," tambah juri lainnya.
Enam Tim dan Perusahaan yang Terpilih
Setelah melalui proses evaluasi yang ketat, dewan juri akhirnya memilih enam inovasi terbaik dari ratusan program yang ikut serta. Mayoritas inovasi yang terpilih mengangkat isu-isu krusial seperti energi terbarukan, pengembangan komunitas, dan ekonomi sirkular, di mana limbah produksi diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat.
Beberapa tim juga memanfaatkan teknologi untuk mengatasi tantangan sosial dan bisnis secara bersamaan. Setiap tim memiliki selisih nilai yang sangat kecil, sehingga tidak ada peringkat dalam pemilihan ini; semua dianggap sebagai inovator yang unggul. Namun, satu tim dengan nilai tertinggi akan mewakili Indonesia untuk mempresentasikan inovasinya di UN Global Leader Summit yang diadakan di New York.
Berikut adalah enam tim atau perusahaan yang terpilih sebagai inovator terbaik:
- PT Riau Andalan Pulp and Paper -- Tim 2
- PT Singaland Asetama
- PT Bank Jago Tbk -- Tim 1
- PT Pertamina (Persero)
- PT TBS Energi Utama Tbk
- PT Vale Indonesia Tbk
Dari enam tim yang terpilih, PT Singaland Asetama berhasil meraih skor tertinggi melalui program Green Carbon Black: Rewind Recycle Waste into Decarbonisation. Inovasi ini dianggap unggul karena mampu mengubah limbah menjadi solusi konkret untuk dekarbonisasi. Berkat pencapaian luar biasa ini, PT Singaland Asetama akan mewakili Indonesia di UN Global Leader Summit yang berlangsung di New York.