GadePreneur Pegadaian Manado Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal di Sulawesi Utara
PT Pegadaian Kanwil V Manado berkomitmen memajukan UMKM di Sulawesi Utara dan sekitarnya melalui program GadePreneur 2026, menawarkan pelatihan bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing.
PT Pegadaian Kanwil V Manado kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui peluncuran Program GadePreneur 2026. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta daya saing para pelaku UMKM di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya. Program pembinaan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Deputi Bisnis Area Manado 1 PT Pegadaian Kanwil V Manado, Andi Vivin Budi Permana, menyatakan harapannya agar GadePreneur 2026 dapat mendorong UMKM untuk naik kelas. Melalui serangkaian pelatihan bisnis yang terarah dan berkelanjutan, Pegadaian berupaya membekali pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan UMKM yang mandiri dan inovatif.
Program GadePreneur sendiri telah diinisiasi sejak tahun 2023 sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Sebanyak 31 pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha turut serta dalam pembinaan kali ini. Keterlibatan aktif Pegadaian ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.
Dukungan Berkelanjutan untuk UMKM Lokal
PT Pegadaian, sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memiliki peran vital dalam pembangunan nasional. Keuntungan yang diperoleh perusahaan disetorkan kepada pemerintah untuk membiayai berbagai kebutuhan infrastruktur dan pembangunan. Namun, peran Pegadaian tidak berhenti pada aspek finansial semata, melainkan juga merambah ke sektor pembinaan masyarakat.
Andi Vivin Budi Permana menekankan bahwa pembinaan UMKM adalah bagian integral dari misi Pegadaian. Program GadePreneur adalah bukti konkret dari tanggung jawab tersebut, yang dirancang untuk memberikan dampak positif berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan filosofi perusahaan yang seimbang antara profitabilitas dan kontribusi sosial.
Melalui GadePreneur, Pegadaian menyediakan platform bagi UMKM untuk mendapatkan akses ke pengetahuan dan jaringan yang mungkin sulit dijangkau secara mandiri. Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam menjalankan bisnis. Hal ini termasuk manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga inovasi produk yang relevan dengan tren pasar terkini.
Mendorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing Global
Partisipasi 31 pelaku UMKM dalam program GadePreneur 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dari sektor usaha kecil dan menengah. Keberagaman jenis usaha yang terlibat mencerminkan potensi besar UMKM di wilayah kerja Pegadaian Kanwil V Manado. Program GadePreneur ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik dari berbagai lini bisnis.
Vivin berharap, melalui pelatihan intensif ini, produk-produk UMKM lokal dapat berkembang pesat. Target jangka panjang adalah agar produk-produk tersebut mampu menembus pasar nasional. Bahkan, diharapkan dapat masuk ke jaringan ritel modern yang memiliki jangkauan konsumen lebih luas.
Visi Pegadaian melalui GadePreneur adalah menciptakan UMKM Indonesia yang tidak hanya mandiri tetapi juga inovatif. Dengan daya saing yang kuat, UMKM diharapkan mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal dan nasional.
Jangkauan Luas Wilayah Kerja Pegadaian Kanwil V Manado
PT Pegadaian Kanwil V Manado memiliki cakupan wilayah kerja yang sangat luas, meliputi beberapa provinsi di Indonesia Timur. Area operasionalnya mencakup Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Papua. Luasnya jangkauan ini menunjukkan skala komitmen Pegadaian dalam pemberdayaan UMKM di berbagai daerah.
Dengan wilayah kerja yang beragam secara geografis dan karakteristik ekonomi, program GadePreneur harus mampu beradaptasi. Pendekatan yang fleksibel memungkinkan Pegadaian untuk memberikan dukungan yang relevan bagi UMKM di setiap daerah. Hal ini memastikan bahwa manfaat program dapat dirasakan secara merata.
Tanggung jawab sosial dan lingkungan yang diemban Pegadaian melalui program seperti GadePreneur adalah investasi jangka panjang. Investasi ini tidak hanya pada pengembangan UMKM, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ini adalah bentuk kontribusi nyata BUMN terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Sumber: AntaraNews