Tunjuk Jenderal TNI Berdarah Kopassus, Misi Khusus Prabowo Obrak-abrik Berantas Judol & Kejahatan Digital Lainnya
Pensiunan jenderal berdarah Kopassus itu ternyata mengemban misi penting dari Presiden Prabowo Subianto.
Rabu (19/2) lalu, Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Penunjukannya tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 yang ditandatangani Jenderal TNI Agus Subiyanto pada 6 Desember 2024 lalu.
Siapa sangka, pensiunan jenderal berdarah Kopassus itu ternyata mengemban misi penting dari Presiden Prabowo Subianto secara langsung. Eks Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengaku, dia mendapat tugas khusus untuk memberantas judi online hingga kejahatan digital lainnya.
Seperti apa ketegasan Nugroho Sulistyo Budi dalam pernyataannya tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom.
Singgung Tugas BSSN yang Harus Dikerjakan
Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi kini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Tepat usai pelantikan, Nugroho menyebut jika dirinya mendapat misi khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya usai dilantik di Istana, Nugroho menegaskan jika mendapat sederet tugas baru. Salah satunya soal pengawalan kerahasian soal data nasional.
“Bapak Presiden tadi menyampaikan terkait sekali dengan dari BPS tadi Inpres No.4 tahun 2025 Tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional dihubungkan lagi dengan era sekarang yang mana penyelenggaraannya menggunakan digitalisasi. Sehingga BSSN beliau tekankan untuk dapat mengawal kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data sebagaimana yang seharusnya. Sehingga data itu dapat betul-betul bisa digunakan untuk pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu pula, Nugroho turut menekankan jika hal tersebut bukan perkara mudah. BSSN ditegaskannya bukan badan tunggal yang bertanggungjawab penuh, melainkan banyak pihak yang seharusnya juga ikut mengambil peran.
“BSSN bukan merupakan satu badan tunggal yang mampu melaksanakan itu semua. Kita butuh kerja keras dan kepedulian bersama. Karena kalau bicara soal cyber dan data, itu bukan hanya bicara soal perangkat dan system. Tapi juga awareness dan perilaku aman dari penggunaannya,” imbuhnya.
Dapat Misi Khusus Berantas Judol
Selain soal kerahasiaan data yang perlu diprioritaskan BSSN, Nugroho secara langsung mengaku jika dirinya diminta Presiden untuk memberantas masalah judi online yang kini tengah merajalela membuat berbagai polemik di tanah air.
Nugroho menjelaskan, dirinya bersama Komdigi bakal bersatu dan bekerja sama melakukan satu tugas berat yang telah menjadi permasalahan di lintas negara itu.
“Kami nanti akan kerja keras bersama dengan Komdigi. Kita akan betul-betul concern, apalagi penekanan Bapak Presiden masalah judol ini satu hal yang sangat serius, bahkan lintas negara. Makanya kemarin kita berusaha untuk bagaimana merancang strategi yang tepat untuk menjangkau semua lini,” katanya.
Profil Kepala BSSN Baru Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi
Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi sendiri diketahui merupakan sosok pensiunan yang cukup berpengaruh di dunia militer. Dia merupakan Pati berdarah Kopassus yang berpengalaman. Dia juga diketahu merupakan mantan anak buah Prabowo ketika masih menjabat Danjen Kopassus.
Beberapa posisi telah dia pegang selama berkarir di TNI diantaranya pernah tergabung dalam grup IV Kopassus yakni Tim Mawar, pada masa aktivis pro-demokrasi tahun 1997-1998.
Setelah itu, Nugroho juga pernah mengemban jabatan strategis saat menjadi perwira tinggi yakni sebagai Dandim 0733/BS pada tahun 2009-2011 di bawah Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
Setelah itu, Nugroho pindah tugas menjadi Agen Madya BIN daerah Jawa Tengah sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/463/VI/2016.
Nugroho lalu ditugaskan di lingkungan Kementerian Pertahanan era Prabowo Subianto sebagai Staf Ahli Menhan Bidang Politik. Pada Oktober 2024 lalu, dia pun terpilih menjadi Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN).