Terungkap 4 Peristiwa Mengerikan Sebelum Hari Kiamat yang Tak Boleh Diabaikan
Dunia akan menghadapi akhir zaman, dan empat peristiwa besar yang terjadi sebelum kiamat menjadi tanda bagi seluruh umat manusia.
Peristiwa mengerikan yang akan terjadi sebelum datangnya kiamat berfungsi sebagai pengingat bagi umat manusia untuk selalu bersiap. Keyakinan akan kedatangan hari kiamat merupakan elemen dasar dalam ajaran agama Islam, dan menjadi salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim.
Melalui buku Fitnah Dajjal & Ya'juj Dan Ma'juj karya Lilik Agus Saputro (2019), dijelaskan bahwa kiamat adalah momen di mana seluruh alam semesta dan isinya akan hancur, mengakibatkan kematian bagi semua makhluk tanpa terkecuali. Allah SWT telah menegaskan bahwa hari kiamat pasti akan terjadi, seperti yang tercantum dalam QS. Thahaa: 15.
Sebelum peristiwa itu terwujud, terdapat serangkaian tanda yang menunjukkan bahwa kiamat sudah dekat. Berikut adalah ulasan lengkap dari Liputan6.com yang dirangkum dari berbagai sumber, pada Kamis (16/10/2025).
Kabut Asap Menandakan Awal yang Baru
Salah satu tanda mengerikan yang akan terjadi sebelum datangnya kiamat adalah kemunculan Dukhon, yang merupakan kabut asap yang sangat tebal. Dukhon ini akan menjadi siksaan bagi mereka yang tidak percaya dan senang berbuat dosa.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW, kemunculan Dukhon disebutkan sebagai salah satu dari sepuluh tanda besar kiamat. Rasulullah SAW bersabda: "Kalian tidak akan pernah melihat hari kiamat sehingga kalian melihat 10 pertandanya. Yaitu munculnya Dukhon (asap), Dajjal, dabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi Isa bin Maryam, Yajuj Majuj, tiga musibah terbenamnya tanah yaitu di tanah Timur, di tanah barat dan di Jazirah Arab dan akhir dari pertanda kiamat tersebut adalah terdapat api yang menggiring umat manusia pada tempat di mereka bangkitkan" (HR. Muslim).
Dukhon pertama kali muncul pada masa Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk azab bagi kaum kafir Quraisy yang menentang beliau. Namun, Dukhon akan kembali muncul di akhir zaman selama 40 hari 40 malam, yang akan membuat bumi terasa gelap dan menyebabkan banyak kematian.
Peristiwa ini menjadi peringatan yang sangat serius mengenai dekatnya hari penghakiman, sehingga mendorong umat manusia untuk segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar sebelum terlambat. Ini merupakan salah satu peristiwa mengerikan yang patut diwaspadai menjelang datangnya kiamat.
Kedatangan Ya'juj dan Ma'juj: Kaum Penghancur di Akhir Zaman
Keberadaan Ya'juj dan Ma'juj, dua suku yang dikenal sebagai perusak di bumi, merupakan salah satu tanda akan datangnya kiamat. Mereka akan muncul setelah dinding yang dibangun oleh Dzulqarnain runtuh. Dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surah Al-Kahfi ayat 92-99, terdapat kisah mengenai Dzulqarnain yang membangun tembok untuk menahan mereka.
Ayat-ayat tersebut menggambarkan upaya Dzulqarnain dalam melindungi suatu kaum dari kerusakan yang ditimbulkan oleh Ya'juj dan Ma'juj dengan mendirikan dinding besi yang kokoh.
Ya'juj dan Ma'juj akan muncul dalam jumlah yang sangat besar, menyebarkan kerusakan di seluruh penjuru bumi, bahkan mereka akan menghabiskan air Danau Tabariyah karena populasi mereka yang sangat banyak. Ketika mereka tiba di Danau Tabriyah yang terletak di Palestina, mereka akan meminum air danau tersebut hingga kering.
Kehadiran mereka akan menjadi ancaman serius bagi umat manusia, hingga akhirnya Allah SWT akan menghancurkan mereka melalui doa Nabi Isa AS. Peristiwa ini menjadi salah satu tanda signifikan yang menunjukkan semakin dekatnya hari kiamat.
Matahari Terbit dari Barat Sebagai Tanda Berakhirnya Kesempatan untuk Bertaubat
Salah satu tanda kiamat yang paling mencolok adalah terbitnya matahari dari arah barat, yang menjadi peristiwa luar biasa sebelum kiamat tiba. Fenomena ini menandakan bahwa pintu taubat telah ditutup. Pada umumnya, matahari terbit dari timur, namun menjelang kiamat, Allah SWT akan memerintahkan matahari untuk muncul dari arah yang berlawanan.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan terjadi Kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah barat, jika ia telah terbit, lalu manusia menyaksikannya, maka semua orang akan beriman, ketika itu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya" (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits tersebut menegaskan bahwa setelah terjadinya fenomena ini, keimanan seseorang yang baru percaya atau amal kebaikan yang baru dilakukan tidak akan diterima. Ini merupakan tanda yang sangat jelas bahwa waktu untuk bertobat dan beramal saleh sudah berakhir, sehingga menekankan pentingnya untuk beriman dan beramal sejak awal.
Oleh karena itu, umat manusia diingatkan untuk tidak menunda-nunda dalam berbuat baik dan memperkuat iman, agar tidak kehilangan kesempatan ketika tanda-tanda kiamat mulai muncul.
Kedatangan Nabi Isa AS: Pembawa Kebenaran di Akhir Zaman
Peristiwa luar biasa yang akan terjadi sebelum datangnya kiamat berikutnya adalah turunnya Nabi Isa AS ke bumi. Menurut keyakinan, Nabi Isa yang tidak mengalami kematian dan diangkat ke langit oleh Allah SWT, akan kembali menjelang hari kiamat. Kedatangan beliau bertujuan untuk menegakkan kebenaran, melawan Dajjal, dan memimpin umat Islam.
Al-Qur'an dalam Surah Ali Imran ayat 55 menguraikan tentang pengangkatan Nabi Isa AS dan janji Allah untuk menjadikannya lebih unggul dari orang-orang kafir hingga hari kiamat. Ayat tersebut berbunyi: "(Ingatlah), ketika Allah berfirman: 'Hai 'Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat...'"
Nabi Isa AS akan turun sebagai bagian dari umat Nabi Muhammad SAW, di mana beliau akan memimpin shalat, mematahkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah, serta menghancurkan Dajjal. Beliau akan menjalankan hukum dengan syari'at Nabi Muhammad SAW. Kehadiran beliau di akhir zaman dipastikan akan membawa keadilan dan kedamaian, menjadikannya salah satu peristiwa penting yang akan terjadi sebelum kiamat tiba.
Apa yang Menyebabkan Terjadinya Kiamat Kubra?
Kiamat Kubra akan dimulai dengan tiupan pertama sangkakala yang ditiup oleh Malaikat Israfil, yang akan mengakibatkan seluruh makhluk, baik di langit maupun di bumi, mengalami kematian. Setelah itu, tiupan sangkakala kedua akan membangkitkan kembali semua makhluk untuk menghadapi hari perhitungan. Pada hari tersebut, alam semesta akan mengalami kehancuran yang total; ombak laut akan meluap seperti tsunami, benda-benda langit akan jatuh ke bumi, dan gunung-gunung berapi akan meletus.
Tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghindar dari kehancuran ini, dan semua manusia akan berusaha mencari jalan keselamatan, tetapi tidak ada yang berhasil.
Kiamat Kubra menandai akhir dari kehidupan sementara di dunia dan awal kehidupan abadi di akhirat, di mana setiap jiwa akan menerima balasan sesuai dengan amal perbuatannya. Ini merupakan puncak dari semua peristiwa mengerikan yang terjadi sebelum datangnya kiamat.
Dalam konteks ini, "Kiamat Kubra menandai berakhirnya kehidupan fana di dunia dan dimulainya kehidupan kekal di akhirat." Sebuah peristiwa yang tidak hanya mengubah tatanan alam, tetapi juga nasib setiap makhluk yang ada di dalamnya.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apa yang dimaksud dengan peristiwa mengguncang yang akan terjadi menjelang kiamat? Peristiwa mengguncang ini merupakan tanda-tanda besar yang akan muncul sebelum Hari Kiamat Kubra.
2. Mengapa mengetahui peristiwa mengguncang sebelum kiamat itu penting? Pengetahuan mengenai hal ini sangat penting sebagai pengingat bagi umat Muslim untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan amal saleh.
3. Apa saja empat peristiwa mengguncang utama yang disebutkan? Empat peristiwa mengguncang utama meliputi Dukhon, Ya'juj dan Ma'juj, terbitnya matahari dari barat, serta turunnya Nabi Isa AS.
4. Apa itu Dukhon? Dukhon adalah kabut asap yang sangat tebal yang akan menutupi bumi sebagai azab bagi orang-orang yang tidak beriman.
5. Siapa itu Ya'juj dan Ma'juj? Ya'juj dan Ma'juj adalah dua suku perusak yang akan muncul dari balik tembok yang dibangun oleh Dzulqarnain menjelang kiamat.
6. Apa arti terbitnya matahari dari barat? Terbitnya matahari dari barat menandakan bahwa pintu taubat telah ditutup dan amal kebaikan tidak akan diterima lagi.
7. Apa peran Nabi Isa AS ketika ia turun kembali ke bumi? Nabi Isa AS akan turun untuk menegakkan kebenaran, melawan Dajjal, serta memimpin umat Islam.