Sebelum Jadi Gubernur, Dedi Mulyadi Cuci Baju Sendiri Pakai Tangan Sambil Menangis
Dedi Mulyadi gemar mencuci pakaian dengan tangan tanpa mesin sebelum jadi gubernur.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi adalah sosok yang dikenal sederhana. Dalam kehidupan sehari-harinya, ia bahkan tidak segan-segan untuk melakukan kegiatan rumah tangga sendiri, salah satunya adalah mencuci baju.
Momen itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL. Di video yang diunggah pada 2 Oktober 2022 itu memperlihatkan Dedi yang sedang ditinggal oleh ART dan harus mencuci pakaiannya sendiri tanpa mesin cuci.
Faktanya, sebelum sukses menjadi gubernur seperti sekarang, mencuci pakaian adalah kegiatan sehari-hari yang kerap dilakukan Dedi dari masa kecil sampai dewasa. Simak kisah lengkapnya sebagai berikut.
Sebelum Jadi Gubernur, Dedi Mulyadi Gemar Cuci Baju dengan Tangan
Dedi Mulyadi atau akrab yang disapa dengan Kang Dedi sejak belum menjadi gubernur memang dikenal sebagai sosok yang sederhana dan tidak hidup dalam kemewahan yang berlebihan.
Saat belum menjadi gubernur Jawa Barat, tepatnya sekitar 2 tahun lalu, asisten rumah tangga (ART) yang biasa bekerja di rumah Dedi harus pulang ke kampung karena hamil. Ia tidak bisa bekerja sehingga urusan rumah tangga di kediaman Dedi harus ia kerjakan secara mandiri.
Tantangan tersebut tidak membuat Dedi merasa lelah dan menyerahkan urusan rumah tangganya kepada orang lain. Sebaliknya, Dedi Mulyadi justru tertantang dan mengerjakan urusan rumah tangga itu sendirian.
Diketahui jika Dedi adalah seorang yang terbiasa menghadapi tantangan. Sejak kecil ia dididik menjadi sosok yang kuat. Ketika di masa dewasa ia berhadapan pada masalah yang besar, maka mental kuatnya sudah terbiasa teruji.
“ART saya lagi sakit hamil, katanya harus di rumah dulu. Karena hidup ini kalau orang sudah terbiasa pedih. Sudah terbiasa hidupnya berat, itu seberat apapun hal yang dihadapi ya biasa saja,” ucap Dedi.
Mencuci Baju Sendiri Tanpa Mesin
Setelah ia bertutur tentang kehidupan yang dialami di masa lalu, Dedi berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci bajunya sendiri. Menariknya, eks Bupati Purwakarta itu tidak mencuci baju menggunakan bantuan mesin cuci, melainkan hanya menggunakan dua tangannya.
Sambil mencuci baju, pria berusia 54 tahun itu masih bercerita bagaimana kehidupannya di masa lalu ketika masih tinggal dengan kedua orang tuanya. Ia adalah anak ke-9 dari 9 bersaudara.
“Saya ini lahir dari keluarga sederhana, bahkan bisa dibilang keluarga yang sangat berat dalam hidupnya. Anak sembilan, saya anak ke sembilan. Karena anak kesembilan, sejak kelas 1 SD itu sudah mengembala kambing,” ucap Dedi.
Bahkan menurut ceritanya, di keluarga Dedi, setiap sore satu keluarga berkumpul untuk makan sasagon yang dikasih gula, sehingga menambah rasa agar tidak hambar.
“Setiap sore itu selalu datang pemikul kayu. Tukang subuh. Namanya Mang Anta. Dia tidak laku jualan kayu bakar,” kata Dedi. “Dan kami selalu membelinya sesuai dengan kebutuhannya,” lanjutnya.
Sambil mencuci baju, ia terus menceritakan bagaimana kehidupan di masa lalunya berhasil membawanya ke titik yang sekarang. Banyak pelajaran yang didapat di masa lalu yang dapat diterapkan pada kehidupan sekarang.