Potret Rumah BJ Habibie & Ainun, Bagus Banget di Dalamnya Ada 'Pesawat' & Penuh Buku
Tokoh nasional yang berasal dari Sulawesi Selatan itu memiliki kediaman pribadi yang begitu mengagumkan.
Hingga saat ini, bangsa Indonesia rasanya masih menaruh kekaguman mendalam terhadap kisah perjuangan hingga kecerdasan dari sosok Presiden ke-3 RI, BJ Habibie.
Banyak keteladanan hidup yang bisa diambil dari cerita BJ Habibie semasa memperjuangkan asa hingga menjadi orang berpengaruh di RI. Siapa sangka, tokoh nasional yang berasal dari Sulawesi Selatan itu ternyata memiliki kediaman pribadi yang begitu mengagumkan.
Bahkan, di salah satu sudutnya yakni terdapat perpustakaan yang dipenuhi banyak buku andalan. Di sudut lainnya, kediaman nyaman Habibie bersama sang istri turut menyimpan 'pesawat' hingga cerita tersendiri. Seperti apa potret penampakan rumah dari mendiang BJ Habibie itu? Berikut ulasan selengkapnya.
Rumah Pribadi BJ Habibie & Ainun
Belum lama ini, salah satu akun Instagram bernama @jktcreativemedia mengungkap potret sejumlah sudut kediaman pribadi BJ Habibie dengan sang istri, Ainun Hasri Besari.
Kediaman yang tepatnya berlokasi di Jalan Patra Kuningan XIII No. 5 Setiabudi, Jakarta Selatan itu dulunya merupakan rumah pribadi keluarga BJ Habibie bersama sang istri beserta kedua putranya.
Namun kini, kediaman nyaman nan penuh cerita mengesankan itu diketahui mulai terbuka untuk umum. Sehingga, publik dapat merasakan sensasi memasuki rumah salah satu pria dengan kemampuan brilian di tanah air itu.
"Suasana rumah pribadi Habibie dan Ainun. Kini dibuka untuk umum," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Ada Perpustakaan Hingga 'Pesawat'
Kediaman yang kini disebut dengan Wisma Habibie Ainun itu sekilas seperti rumah biasa. Di halaman depan, tampak taman dengan beragam tanaman hias yang berjajar rapi dan rumput luas. Sementara di bagian depan rumah, tampak sebuah area yang seringkali digunakan BJ Habibie semasa hidup sebagai lokasi drop off kendaraan.
Namun jika melihat ke area dalam, kediaman dari BJ Habibie itu jelas begitu berbeda dari rumah pada umumnya. Kediaman itu seolah memberi kesan mendalam jika sang tuan rumah memang pria yang bernama BJ Habibie, sosok intelektual yang gemar membaca berbagai jenis buku bacaan.
Tepat di salah satu sudutnya, diketahui terdapat ruangan besar yang difungsikan sebagai lokasi penyimpanan buku milik BJ Habibie. Saking banyaknya koleksi buku dari BJ Habibie, ruangan tersebut bahkan memiliki sensasi tersendiri selayaknya perpustakaan di kampus bergengsi Eropa.
"Ada berbagai spot ruangan. Dari mulai perpustakaan hingga pendopo," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Selain terdapat busana milik Habibie dan istri, terdapat pula lencana kenegaraan yang turut dipamerkan di balik lemari kaca khusus.
Di salah satu sudutnya, bahkan terlihat beberapa buah miniatur pesawat terbang yang diletakkan tepat membelakangi jendela dan taman milik BJ Habibie.
Berbagai perabotan milik sang tuan rumah pun terlihat tertata rapi di berbagai ruangan, menambah kesan elegan yang khas dari sosok cendekiawan dari tanah air ini.
Pembukaan kediaman BJ Habibie dan Ainun menjadi sebuah wisma yang terbuka untuk umum di bulan Februari mendatang itu diketahui memiliki tujuan tersendiri. Harapannya, masyarakat di tanah air dapat menyelami berbagai kenangan dan cerita perjuangan Habibie beserta istri semasa hidup.
"Harapannya, masyarakat umum bisa menjelajahi sejarah, budaya, dan nilai-nilai kehidupan Habibie dan Ainun," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Banjir Kekaguman
Terungkapnya kediaman pribadi milik BJ Habibie seketika mendulang beragam tanggapan dari warganet. Tak sedikit di antaranya yang merasa takjub saat melihat banyaknya koleksi buku sang mantan presiden RI itu. Tak sedikit pula yang berharap, mereka dapat membuat area perpustakaan sendiri selayaknya BJ Habibie.
"Wow koleksi bukunya banyak sekali, tak heran se smart itu❤️," tulis akun @unsheisaputri
"Cita-cita punya perpustakaan sendiri seperti beliau 😍," tulis akun @_anggipspt_
"Sumpah tempatnya keren ❤️❤️❤️ dan harus foto di bagian rak bukunya 😍😍," tulis akun @me.koernia
"Paling suka di bagian perpustakaan 😍😍❤️❤️ jadi pingin kesana," tulis akun @hennyyputri_
"Rasanya mantan presiden yg punya perpus sebesar itu hanya alm. eyang habibie yang punya ❤️❤️," tulis akun @a3anie_modjo
"Koleksi bukunya banyak banget huhu, someday pengen banget punya perpustakaan sendiri seperti beliau 😍," tulis akun @sherlysrsta
Profil Singkat BJ Habibie
Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang kerap disapa dengan nama BJ Habibie merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1 tahun 4 bulan dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan keturunan antara orang Jawa (ibunya) dengan orang Makasar/Pare-Pare (ayahnya).
Semasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya.
Setelah lulus, BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973).
Atas kinerja dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978). Dialah menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini.