Potret Iptu Hafiz Akbar Ditempa Keras di Pusdik Brimod, Bangga Dapat Kesempatan Emas
Iptu Hafiz Prasetya Akbar belum lama ini mengunggah potret berisi momen istimewa dirinya saat menjalani pendidikan di Pusdik Brimob.
Salah satu perwira Polri berprestasi, Iptu Hafiz Prasetya Akbar belum lama ini mengunggah potret berisi momen istimewa dirinya saat menjalani pendidikan di Pusdik Brimob. Dalam kesempatan itu, Hafiz tampak aktif menjalani beberapa rangkaian pendidikan khususnya selama dua minggu.
Mulai dari berlatih bertahan hidup di hutan, menembak dengan senjata laras panjang, hingga beraksi di atas perairan turut dirasakan sang perwira.
Melalui unggahan itu, putra dari eks Kasau Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna ini mengaku begitu bangga mendapat kesempatan emas bagi para personel Korps Bhayangkara itu. Seperti apa momennnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Iptu Hafiz Ditempa di Pusdik Brimob
Beberapa waktu lalu, Iptu Hafiz melalui akun media sosial pribadinya dalam Instagram @haffizyakbar mengunggah sejumlah potret yang berisi kenangan dirinya semasa menjalani pendidikan di Pusdik Brimob Watukosek.
Dalam beberapa unggahan, jebolan Akpol tahun 2018 itu memamerkan sederet aktivitas pendidikannya selama di lokasi. Mulai dari berjalan dengan tas ransel berat dan senjata laras panjang, membelah hutan, mendaki bukit terjal, menuruni tebing, bertahan hidup di hutan, hingga beraksi di atas perairan menggunakan boat bersama rekan seperjuangan.
Melalui keterangan unggahan, Hafiz menuliskan rasa bangganya karena dapat mencicipi pendidikan khusus di Pusdik Brimob. Dia pun mengungkapkan terima kasih mendalamnya kepada pimpinan yang dapat memberinya kesempatan emas itu.
“Sebuah kebanggaan bisa kembali berlatih singkat di tempat para prajurit elite Polri ditempa, Pusdik Brimob. Terima kasih sebesar-besarnya kepada pimpinan kami yang telah memberikan kesempatan emas ini. Bahkan tidak semua anggota Brimob berkesempatan menginjakan kakinya di Bumi Kandung Watukosek,” tulisnya, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Mohon Doa & Dukungan
Menurut keterangannya, Hafiz rupanya menjalani pendidikan di Watukosek sebagai rangkaian dari pendidikannya di World Class Police University. Dia memohon doa dari para pengikutnya di media sosial hingga warganet agar mampu memenuhi profil lulusan PTIK sebagai cendekiawan ilmu kepolisian.
“Dengan berakhirnya Ulet, alhamdulillah langkah terakhir kami dalam menuntut ilmu di World Class Police University telah rampung. Mohon doanya agar kami bisa memenuhi profil lulusan PTIK sebagai cendekiawan ilmu kepolisian yang dapat melaksanakan tugas pada tingkat Kesatuan Operasional Daerah dan memiliki kemampuan Danki Brimob,” tutupnya, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Dukungan dari kalangan pengguna media sosial pun turut mengalir di kolom komentar unggahan Hafiz Akbar. Banyak di antaranya yang tak segan memberi doa baik bagi perwira Polri yang juga merupakan suami dari putri eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa, Angela Perkasa itu.
“Semoga jadi kapolres bojonegoro komandan,” tulis akun @busbinros
“Mantap brigade!!!” tulis akun @amandafirdauz
“Ini komandan andalan 🔥🔥🔥,” tulis akun @yuditardhies
“Kiprahmu kunantikan, komandan,” tulis akun @supriyatna.yayat
“Mantap, maju terus🔥🙌,” tulis akun @projmxjersey_kita
Profil Singkat Iptu Hafiz Akbar
Hafiz Prasetia Akbar sendiri merupakan perwira Polri yang lahir di Jakarta pada 9 September 1992 dan berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang militer. Ayahnya adalah Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, seorang pensiunan perwira tinggi TNI.
Saat ini, Akbar berusia 32 tahun dan memulai kariernya di kepolisian setelah mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 2014. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2018 dan kemudian ditugaskan di Polres Bogor, khususnya di Satuan Reskrim.
Selain berkarier di kepolisian, Akbar juga melanjutkan pendidikan ke Skotlandia. Dia berhasil mendapatkan beasiswa LPDP untuk berkuliah di University of Edinburgh.
Di universitas tersebut, menantu eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini mengambil jurusan Kriminologi dan Peradilan Pidana. Sebelumnya, ia juga menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dengan fokus pada Kajian Ilmu Kepolisian.
Dengan latar belakang pendidikan yang beragam, Akbar menunjukkan komitmennya dalam bidang keilmuan dan penegakan hukum.