Malam Minggu Berdarah di Ciwastra Bandung, 2 Pria Disayat-sayat Pisau Cutter oleh Pemotor Misterius
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin Bandung.
Bandung digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial AH (40) yang tergeletak bersimbah darah di tepi Jalan Ciwastra, tepatnya di depan kawasan Ruko Kelapa 2, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, pada Sabtu malam (23/8). Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin Bandung.
Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut AH merupakan warga Katapang, Kabupaten Bandung, yang menderita luka sobek cukup serius di bagian pelipis kiri hingga mendekati telinga.
“Alhamdulillah sampai saat ini sudah mendingan, masih di rumah sakit,” ujarnya, Senin (25/8).
Selain AH, polisi juga mencatat adanya korban lain berinisial IG, warga Margahayu. IG mengalami luka di pelipis kiri dan telapak tangan kanan akibat senjata tajam, dan sempat mendapat pertolongan medis di RS Santosa Kopo Bandung.
“Dibawa oleh warga untuk dilakukan pengobatan ke RS Santosa Kopo Bandung,” jelas Herman.
Polisi Temukan Pisau Cutter di Lokasi Kejadian
Berdasarkan hasil olah TKP, luka yang dialami korban diduga kuat akibat sayatan senjata tajam. Polisi menemukan sebilah pisau cutter tidak jauh dari tubuh AH.
“Diduga luka korban disebabkan oleh senjata, mengingat hasil olah tempat kejadian perkara, ditemukan pisau cutter dekat korban,” kata Herman.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian terlihat tiga orang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi D 6533 ZFP. Saat tiba di sekitar Ruko Kelapa 2, salah satu di antara mereka, yaitu AH, terlihat terjatuh.
Warga yang hendak menolong sempat ditegur oleh pengendara motor agar tidak ikut campur, sehingga mereka mundur. Namun tak lama kemudian terdengar keributan. Warga kembali mendekat dan mendapati AH sudah tergeletak bersimbah darah.
Saksi juga melihat IG dalam kondisi terluka namun masih bisa berjalan menuju arah Jalan Logam. Sementara satu orang lain yang sebelumnya bersama mereka, menghilang tanpa jejak.
“Namun untuk satu orang lagi setelah kejadian itu tidak diketahui keberadaanya,” ujar Herman.
Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan memburu terduga pelaku.
“(Perkembangannya) pasti akan kami sampaikan,” tegas Herman.