Mahasiswa ITB Ungkap Dahsyatnya Bom AS yang Bombardir Situs Nuklir Iran Pakai Rumus ini
Mahasiswa ITB mencoba menghitung kekuatan bom Amerika yang dijatuhkan di Iran.
Serangan Amerika terhadap Iran yang dilancarkan pada Minggu (22/6) membuat negeri Para Mullah murka. Alhasil, Iran membalas dengan membombardir Israel dan terbaru pangkalan militer AS di Qatar.
Bom yang digunakan AS dalam menyerang tiga situs nuklir Iran pun menjadi sorotan. Seorang mahasiswa ITB pun mencoba mengukur kekuatan bom tersebut berdasarkan rumus matematika.
Momen itu diunggahnya dalam sebuah video di akun Tiktok @aliftowew. Lantas, berapa kekuatan bom Amerika yang dijatuhkan di situs nuklir Iran menurut perhitungan mahasiswa ITB tersebut? Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Mahasiswa ITB Hitung Kekuatan Bom Amerika
Seorang mahasiswa ITB dalam sebuah akun Tiktok @aliftowew mencoba untuk mempelajari kekuatan bom Amerika Serikat yang digunakan untuk menyerang situs nuklir milik Iran.
Pesawat yang digunakan untuk meluncurkan bom tersebut adalah pesawat jet siluman B-2. Ternyata, bom yang dikirim Amerika ke Iran adalah bom yang bukan sembarangan.
Satu bom saja bisa menembus tanah dan bunker yang berada di bawah tanah. Dan Amerika tidak hanya menjatuhkan satu bom, melainkan puluhan.
“Ternyata banyak bomnya, enggak satu dan paling ngeri itu bomnya bisa nembus ke bunker, ini sampai bisa nembus tanah, serem banget. Jadi enggak ada bisa tempat selamat ini, kalau bisa nembus bunker kayak gini,” ucap mahasiswa tersebut.
Menurutnya, pesawat yang digunakan untuk menjatuhkan bom ke Iran adalah seharga Rp32 triliun, dan satu bom yang dijatuhkan AS berharga sekitar Rp300 miliar. Mahasiswa tersebut kemudian mencoba menghitung kekuatan bom tersebut.
“Nah secara fisika bagaimana itu kok bisa menembus bunker? Harganya Rp32 triliun ya, satu pesawat ini dan satu bom ini harganya Rp300 miliar,” ungkapnya.
Hasil Hitungan Kekuatan Bom Amerika
Mahasiswa ITB mencoba menghitung kekuatan bom tersebut dengan menggunakan hukum dua newton. Ia mencoba menghitung semua aspek dalam bom, mulai dari kecepatan, hingga memperhitungkan bentuknya.
“Pertama kita analisis hukum dua newton nih, F sama dengan MA. yang sumbu ini ada MG dan drag. Kita masukin ke sini, kita pakai turunannya. Kita diintegralkan masukin ke sumbu Y, Y yang tadi masukin ke sini, integralkan lagi, dan dapatlah T-nya ternyata 32 detik,” jelas mahasiswa tersebut.
Selain itu, ia juga melanjutkan bagaimana bom tersebut bisa jatuh dan menembus beton yang tebal. Menurutnya, satu bom tersebut bisa menembus kedalaman sekitar 17,5 meter di dalam beton.
“Jadi si bom ini, karena energi kinetiknya besar dan alas penampangnya kecil, dia bisa menembus sampai 17,5 meter di beton. Jadi tidak ada lagi tempat yang selamat, di bunker juga, karena bisa ketembus oleh bom ini,” pungkasnya.