Lewat Silatnas 2025, DPP FK KBIHU Dorong Penguatan Pembinaan Jemaah Haji
Sesi silaturahmi eksternal bersama para pejabat Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji (BPH).
Dalam upaya memperkuat peran strategis Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam penyelenggaraan haji, Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi KBIHU (DPP FK KBIHU) menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 19–20 Agustus 2025.
Acara yang diikuti oleh 1.611 KBIHU dari seluruh Indonesia ini mengusung tema 'Merajut Ukhuwah, Menguatkan Persatuan, Merawat Kebersamaan' sebagai bagian dari penguatan sinergi dan persiapan akreditasi nasional KBIHU pada tahun 2026.
Silatnas hari pertama difokuskan pada konsolidasi organisasi, penguatan tata kelola, serta edukasi akreditasi berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 7 Tahun 2023.
Wakil Ketua Umum DPP FK KBIHU, KH. E. Sunidja MM., M.Ag., menegaskan bahwa konsolidasi ini penting untuk menyamakan visi, membangun jejaring antarlembaga, dan mendorong prinsip good governance dalam setiap pelaksanaan bimbingan ibadah.
"KBIHU harus mampu menjalankan perannya secara profesional, terukur, dan kolaboratif. Ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah," ujar Sunidja, dalam keterangannya, Rabu (20/8).
Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah
asih di hari pertama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi silaturahmi eksternal bersama para pejabat Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji (BPH). Turut hadir Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Prof. H. Hilman Latief, Direktur Bina Haji Dr. Musta’in Ahmad, serta Deputi BPH Dr. H. Puji Raharjo beserta jajaran.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam membangun ekosistem perhajian nasional yang lebih baik, termasuk harmonisasi regulasi dan peningkatan kualitas bimbingan manasik haji.
Dukung Penuh Penyelenggaraan Haji 2026
Pada hari kedua, DPP FK KBIHU secara resmi menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang kini berada di bawah koordinasi Badan Penyelenggara Haji (BPH).
Kepala BPH, Dr. KH. Mochammad Irfan Yusuf, hadir sebagai pembicara utama dalam sesi puncak Silatnas. Ia menekankan pentingnya peran KBIHU sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi yang tidak hanya teknis tetapi juga spiritual kepada jemaah.
"Silatnas ini menjadi momen penting untuk membangun kesepahaman dan kesiapan bersama dalam menyukseskan ibadah haji tahun depan," ujarnya.
Silatnas juga menghadirkan forum dialog yang melibatkan tiga lembaga strategis seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Komisi VIII DPR RI, dan Kementerian Agama. Diskusi menyoroti pentingnya bimbingan yang inklusif, kolaboratif, dan berkualitas untuk meningkatkan makna ibadah haji secara substansial.
Meskipun survei BPS menunjukkan tingkat kepuasan tinggi atas layanan haji (terutama pada aspek akomodasi, konsumsi, dan transportasi), DPP FK KBIHU menilai bahwa kualitas ibadah jemaah masih perlu ditingkatkan.
Melalui Silatnas ini, DPP FK KBIHU menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan KBIHU sebagai pelaksana bimbingan yang menyeluruh, baik dari aspek teknis maupun spiritualdemi terwujudnya haji yang mabrur dan bermakna bagi seluruh jemaah Indonesia.