Kunci Gurihnya Bumbu Lodeh Tewel, Sensasi Rasa yang Menggoda
Lodeh tewel, yaitu sayur nangka muda yang dimasak dengan santan, selalu menjadi pilihan utama di dapur Nusantara.
Lodeh merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia yang selalu mengingatkan kita pada hidangan rumahan. Hidangan ini, yang berbahan dasar kuah santan, terkenal dengan rasa gurih dan kaya akan rempah-rempah.
Mengutip dari laman Taste Atlas, sayur lodeh berasal dari daerah Jawa dan sering disajikan dalam acara slametan, sebuah perayaan adat yang memiliki makna spiritual yang dalam. Seiring berjalannya waktu, lodeh telah berkembang dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia, bahkan sampai ke negara-negara seperti Malaysia dan Singapura.
Keistimewaan dari sayur lodeh terletak pada fleksibilitas bahan yang digunakan. Menurut informasi dari Taste Atlas, sayur lodeh dapat dibuat dengan berbagai jenis sayuran, seperti nangka muda, kacang panjang, terong, dan wortel.
Kuah santan yang kental serta bumbu rempah yang melimpah membuat hidangan ini mudah diterima oleh berbagai kalangan, baik sebagai lauk utama yang disajikan dengan nasi putih maupun lontong. Di antara berbagai variasi lodeh, lodeh tewel atau lodeh nangka muda menjadi salah satu yang paling digemari.
Tewel, sebutan dalam bahasa Jawa untuk nangka muda, memiliki kemampuan menyerap bumbu dengan baik, sehingga menghasilkan tekstur yang empuk dan rasa gurih yang meresap.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika lodeh tewel sering kali menjadi pilihan dalam menu sehari-hari, terutama ketika merindukan masakan ibu di rumah. Berikut adalah ulasan dari Liputan6.com mengenai bumbu untuk lodeh tewel, pada Selasa (23/9).
Bumbu yang krusial dalam masakan lodeh tewel
Untuk menciptakan cita rasa yang unik, penggunaan bumbu dalam lodeh tewel harus dilakukan dengan tepat. Kombinasi rempah-rempah inilah yang memberikan kelezatan pada kuah santan, menjadikannya harum dan meresap sempurna ke dalam tewel. Berikut adalah beberapa bumbu yang sangat penting:
- Bawang merah dan bawang putih: Merupakan komponen dasar dalam hampir semua masakan Indonesia, perpaduan kedua jenis bawang ini memberikan rasa manis yang gurih serta aroma yang khas dan menggugah selera.
- Cabai merah dan cabai rawit: Menyuguhkan sensasi pedas yang segar, yang mampu menyeimbangkan rasa gurih dari santan.
- Kemiri sangrai: Berfungsi sebagai pengental alami serta menambah kedalaman rasa gurih yang lembut pada kuah lodeh.
- Ketumbar, merica, dan jintan bubuk: Campuran rempah kering ini memberikan dimensi rasa yang hangat serta aroma yang khas pada masakan lodeh.
- Kencur dan terasi goreng: Kedua bahan ini menjadi rahasia di balik kelezatan lodeh tewel. Kencur memberikan aroma segar yang khas, sedangkan terasi menambahkan rasa umami yang mendalam.
- Daun salam, daun jeruk, dan lengkuas: Bahan-bahan aromatik ini tidak hanya memberikan aroma segar, tetapi juga membantu mengurangi bau langu dari santan dan sayuran yang digunakan.
Kombinasi bumbu yang tepat menjadikan lodeh tewel lebih dari sekadar sayur berkuah, tetapi juga sebuah kuliner yang kaya akan rasa dan penuh kedalaman.
Berikut adalah resep lengkap untuk membuat Lodeh Tewel
Resep ini diambil dari buku karya Thea Utomo Semiawan yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, menampilkan beragam masakan rumahan yang khas dari ibu. Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk 5 porsi:
- 500 gram nangka muda (tewel), dipotong sesuai selera
- 100 gram daging sapi tetelan
- 2 buah tahu putih besar, dipotong dadu dan digoreng setengah matang
- 5 buah kacang panjang, dipotong 3 cm
- 8 buah cabai hijau, dipotong-potong
- Kecambah secukupnya
- 3 cm lengkuas, dimemarkan
- 3 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk purut
- 2 sdt garam
- 2 sdt gula pasir
- 1 sdt kaldu bubuk
- 200 ml santan instan
- 1,5 liter air untuk merebus
- 3 sdm minyak goreng untuk menumis
Untuk bumbu halus, siapkan:
- 8 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah
- 5 buah cabai rawit
- 6 butir kemiri yang telah disangrai
- 2 sdt ketumbar bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdt jintan bubuk
- 1 sdt terasi yang telah digoreng
- 2 cm kencur
Untuk bahan pelengkap, Anda membutuhkan:
- Sambal terasi secukupnya
- Tempe mendol secukupnya
Berikut adalah langkah-langkah cara membuatnya:
- Rebus nangka muda bersama daging sapi tetelan dan daun salam hingga nangka empuk. Biarkan airnya menyusut, kemudian tambahkan air panas secukupnya.
- Tumis bumbu halus bersama lengkuas hingga mengeluarkan aroma harum. Masukkan bumbu tumisan ke dalam rebusan nangka.
- Selanjutnya, tambahkan kacang panjang, cabai hijau, kecambah, tahu, serta bumbu lainnya seperti garam, gula, dan kaldu.
- Tuangkan santan, lalu aduk perlahan hingga mendidih agar santan tidak pecah.
- Sajikan dalam keadaan hangat bersama sambal terasi dan tempe mendol.
Dengan mengikuti resep ini, Anda akan merasakan perpaduan yang lezat antara gurihnya santan, tekstur empuk dari nangka muda, serta kesegaran pedas dari cabai. Resep ini pasti akan menjadi favorit keluarga Anda.
Pertanyaan Umum Mengenai Lodeh Tewel
1. Apa yang dimaksud dengan tewel dalam lodeh tewel?
Tewel adalah istilah yang berasal dari bahasa Jawa yang merujuk pada nangka muda, yang menjadi bahan utama dalam pembuatan lodeh tewel. Dalam masakan ini, tewel memberikan rasa dan tekstur yang khas, sehingga menjadi salah satu komponen penting dalam hidangan tersebut.
2. Apakah lodeh tewel selalu menggunakan santan?
Benar, santan merupakan elemen yang sangat khas dalam sayur lodeh. Namun, jumlah santan yang digunakan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing, mulai dari yang kental hingga yang lebih encer, sehingga memberikan variasi rasa pada hidangan.
3. Dapatkah lodeh tewel dibuat tanpa daging tetelan?
Tentu saja bisa. Lodeh tewel tetap enak meskipun hanya menggunakan sayuran saja. Kehadiran daging dalam masakan ini hanya berfungsi untuk menambah cita rasa gurih alami pada kuahnya.
4. Lauk apa yang cocok untuk menemani lodeh tewel?
Lodeh tewel sangat cocok disajikan bersama nasi putih atau lontong. Untuk menambah kenikmatan, hidangan ini bisa dipadukan dengan sambal terasi, ikan asin, tempe mendol, atau ayam goreng sebagai pelengkap yang sempurna.
5. Bagaimana cara agar santan dalam lodeh tidak pecah?
Untuk menghindari pecahnya santan, aduklah santan secara perlahan dan gunakan api kecil hingga mendidih. Hindari mengaduk terlalu cepat agar tekstur santan tetap halus dan tidak menggumpal, sehingga lodeh tewel tetap lezat saat disajikan.