Kisah Hercules Eks Preman Tanah Abang Setia kepada Prabowo, Dulu Pernah Digulung Sosok Jenderal Polisi
Eks preman penguasa Tanah Abang itu diketahui setia kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshal alias Hercules mencatatkan kisah menarik. Eks preman penguasa Tanah Abang itu diketahui setia kepada Presiden Prabowo Subianto.
Hercules tercatat selalu memberikan dukungannya kepada Prabowo sejak puluhan tahun silam, bahkan hingga saat ini. Terakhir, dia terpantau telah memberikan dukungan politik ke Prabowo Subianto saat Pemilu 2024 lalu.
Siapa sangka, Hercules pernah digulung seorang jenderal polisi di masa lampau. Dia bahkan berurusan dengan hukum lantaran terjerat kasus pidana. Berikut ulasan selengkapnya.
Kisah Hercules
Hercules bukan menjadi sosok yang baru di tanah air. Pasca berurusan dengan hukum, pria pemilik nama asli Jaya Rosario de Marshal ini dikenal luas telah memilih jalan hidup yang lebih baik dengan bertaubat dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Bahkan diketahui, Hercules telah memilih masuk Islam menjadi mualaf beberapa tahun lalu. Setelah bertobat Hercules menjadi gemar bersedekah kepada anak yatim, gemar berpuasa, dan melakukan kebaikan lainnya. Bahkan, Hercules diangkat menjadi anak oleh Habib Luthfi Bin Yahya.
Namun di balik terkenalnya kisah perjalanan spiritualnya, siapa sangka jika Hercules nyatanya merupakan sosok pria yang memberikan komitmen luar biasa. Hal ini terlihat dari kesetiaan pribadinya kepada Presiden Prabowo Subianto sejak puluhan tahun silam.
Setia pada Prabowo Subianto
Hercules disebut-sebut sudah menjalin hubungan persahabatan dengan Prabowo sejak dulu kala saat mantan danjen Kopassus itu masih aktif di TNI.
Saat Prabowo mencalonkan diri sebagai capres di 2014, Hercules pun memantapkan dukungannya ke Prabowo Subianto. Kala itu, Prabowo mencalonkan diri bersama Hatta Rajasa sebagai cawapres.
Namun sayangnya Prabowo-Hatta kalah dari rivalnya yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Meski demikian, Hercules masih terus berada di sisi Prabowo. Bahkan pada saat Pemilu tahun 2019, Hercules tetap mendukung Prabowo yang maju dengan Sandiaga Uno.
Kesetiaan Hercules pun masih tergambar jelas hadir untuk Prabowo di tahun 2024 silam. Melansir dari Antara, Hercules bahkan secara tegas menyampaikan dukungannya kepada Prabowo agar menjadi Presiden dengan kata ‘harga mati’ alias tak bisa diganggu gugat.
Disinggung soal cawapres kala itu, Hercules menuturkan jika dia tetap memberi dukungan asal capres dari Partai Gerindra saat itu ialah Prabowo Subianto.
"Kecuali beliau angkat bendera putih, mungkin GRIB bisa ambil tindakan ke mana. Namun saat ini, harga mati untuk (mendukung) beliau (Prabowo Subianto)," ujar Hercules, demikian dikutip dari Antara.
Pernah Digulung Jenderal Polisi
Sebelum akhirnya kini menduduki kursi sebagai Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) dan cukup aktif wara-wiri di kancah politik, Hercules dulu pernah menjadi preman yang menguasai kawasan Tanah Abang. Dia sendiri sempat mendekam di penjara untuk kasus pemerasan dan bebas pada tahun 2013 lalu.
Penangkapan Hercules pun tak lepas dari peran Komjen Pol Fadil Imran. Kala itu, Fadil Imran tercatat masih menjabat sebagai Kepala Polres Metro Jakarta Barat.
Fadil bersama 45 tim pemburu preman, mengenakan pakaian antipeluru dan bersenjata saat itu segera menjemput Hercules yang keluar pukul 10.45 WIB. Ia tampak berbicara pada Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Hengki Haryadi.
Hercules pun langsung dibawa masuk mobil Toyota Avanza. Ia dikawal ketat oleh tim pemburu preman anak buah Hengky menuju Polres Jakarta Barat. Penangkapan Hercules tercatat sebagai salah satu kasus terkenal yang dipegang oleh Fadil Imran hingga kini.