Identitas Ibu yang Buang Bayi di Persawahan Bali Akhirnya Terungkap
Saat ini, perempuan tersebut masih menjalani perawatan medis di sebuah yayasan di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Identitas ibu dari bayi laki-laki yang ditemukan di areal persawahan Subak Pejeng, Banjar Kutri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, akhirnya terungkap. Dari hasil penyelidikan, polisi mengetahui ibu bayi tersebut berinisial DAPP. Saat ini, perempuan tersebut masih menjalani perawatan medis di sebuah yayasan di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
“Saat ini bayi masih menjalani perawatan di ruang Nicu Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar dalam kondisi sehat. Sedangkan ibu bayi masih menjalani perawatan medis dan dalam pendampingan keluarga serta pengawasan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh,” kata Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, Selasa (12/5).
Pengungkapan identitas ibu bayi bermula dari laporan warga yang mendengar suara tangisan bayi di area persawahan. Saat warga mendekati lokasi, terlihat seorang perempuan membawa bayi yang baru dilahirkan sebelum akhirnya meninggalkan bayi tersebut dan pergi meninggalkan lokasi.
Warga kemudian mengamankan bayi laki-laki tersebut dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Blahbatuh bersama Bhabinkamtibmas Desa Buruan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bayi kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan medis.
"Dari hasil pemeriksaan awal, ibu bayi mengaku mengalami persalinan secara tiba-tiba di sekitar areal persawahan sebelum akhirnya menyerahkan bayi kepada warga yang berada di lokasi," imbuhnya.
Polisi Libatkan UPTD PPA dan Unit Perlindungan Anak
Kompol Sumartini mengatakan pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Polsek Blahbatuh juga berkoordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Gianyar serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gianyar untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut terhadap ibu maupun bayi.
Selain proses penyelidikan, koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan perlindungan, pendampingan psikologis, hingga penanganan sosial terhadap keluarga dapat berjalan dengan baik.
"Kami juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang cepat memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian sehingga keselamatan bayi dapat segera tertangani," ujarnya.
Bayi Ditemukan Di Areal Persawahan
Sebelumnya, penemuan bayi laki-laki di areal persawahan Subak Pejeng sempat menggegerkan warga setempat pada Senin (11/5) sekitar pukul 06.00 WITA. Bayi tersebut diduga sengaja ditinggalkan oleh ibunya tidak lama setelah dilahirkan.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD Sanjiwani Gianyar, kondisi bayi dinyatakan sehat.
“Bayi dengan berat sekitar 3 kilogram dan panjang 49 sentimeter saat ini masih menjalani perawatan medis. Personel Polsek Blahbatuh juga telah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Sosial terkait penanganan lanjutan terhadap bayi tersebut,” kata Kompol Sumartini, Senin (11/5).