Wawali Denpasar Tegaskan Peran LPD sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan Berbasis Adat
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menekankan pentingnya Peran LPD Denpasar dalam menjaga ketahanan ekonomi desa adat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa kembali menegaskan pentingnya peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Penekanan ini disampaikan pada Sabtu, 9 Mei, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 LPD Desa Adat Kesiman. Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Pantai Padanggalak, Denpasar, yang juga menjadi lokasi pelepasan jalan sehat bersama.
Arya Wibawa menyoroti kontribusi signifikan LPD Desa Adat dalam menopang kesejahteraan krama atau warga desa. Menurutnya, LPD bukan sekadar lembaga keuangan biasa, melainkan kekuatan esensial dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat desa adat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap penguatan lembaga lokal.
Pemerintah Kota Denpasar secara konsisten mendukung berbagai program positif yang diinisiasi oleh desa adat demi kemajuan masyarakat. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan LPD terus berkembang profesional, memberikan manfaat nyata bagi seluruh krama desa di Bali.
LPD: Kekuatan Utama Ketahanan Ekonomi Desa Adat
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara tegas menyatakan bahwa LPD merupakan fondasi penting bagi ekonomi masyarakat adat Bali. Ia menekankan bahwa kemajuan LPD akan berimbas langsung pada penguatan desa adat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. LPD dan desa adat dianggap sebagai dua elemen yang saling menopang dalam menjaga stabilitas sosial, budaya, dan ekonomi.
Arya Wibawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga, mendukung, dan memajukan LPD. Tujuannya agar LPD semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan krama desa. “Mari kita terus bersatu, memperkuat desa adat, memperkuat LPD, sehingga tujuan besar untuk menyejahterakan rakyat dapat terwujud bersama,” ujarnya.
Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai inisiatif positif yang dijalankan oleh desa adat. Dukungan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kemajuan dan kemandirian masyarakat lokal.
Perayaan HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman Penuh Makna
Perayaan HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman mengangkat tema “Dreste Danam Suvita”, yang memiliki makna mendalam. Tema ini menggarisbawahi bahwa melalui adat, seni, dan budaya, LPD dapat diwujudkan sebagai lembaga yang berkarakter dan menjadi kebanggaan desa adat. Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, mengungkapkan harapannya agar LPD terus tumbuh dan menjadi kebanggaan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangkaian perayaan HUT ini, berbagai kegiatan sosial telah dilaksanakan oleh LPD Desa Adat Kesiman. Kegiatan tersebut meliputi pemberian santunan kepada anak yatim piatu, penyaluran beasiswa pendidikan bagi siswa SD hingga SMA, dan bantuan sembako untuk para pemangku. LPD juga memberikan bantuan sosial kepada panti sosial yang berlokasi di wilayah Biaung sebagai bentuk kepedulian.
Selain kegiatan sosial, LPD Desa Adat Kesiman turut menyelenggarakan beragam lomba yang bernuansa budaya dan edukasi digital. Lomba-lomba tersebut mencakup mekidung, merangkai gebogan, dan nyurat aksara Bali untuk tingkat SD. Ada pula lomba TikTok PKK dengan tema registrasi mobile banking M-Pise LPD, menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
LPD Desa Adat Kesiman: Aset Terbesar dan Laba Tertinggi di Bali
Ketua LPD Desa Adat Kesiman, I Wayan Artana, mengungkapkan bahwa LPD yang dipimpinnya kini menjadi salah satu LPD dengan aset terbesar di seluruh Bali. Prestasi membanggakan ini menunjukkan pengelolaan keuangan yang solid dan kepercayaan tinggi dari masyarakat. Capaian ini menjadi bukti nyata kontribusi LPD dalam perekonomian lokal.
Tidak hanya itu, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, LPD Desa Adat Kesiman berhasil mencatatkan laba tertinggi di tingkat Provinsi Bali, mencapai Rp14 miliar. Artana menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat serta seluruh pihak yang terus mempercayai dan mendukung keberadaan LPD Desa Adat Kesiman.
Puncak perayaan HUT LPD Desa Adat Kesiman juga dimeriahkan dengan berbagai acara. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, pengundian hadiah jalan sehat, serta pengundian hadiah tabungan bagi masyarakat. Ini menunjukkan komitmen LPD dalam memberikan apresiasi dan melibatkan partisipasi aktif dari krama desa.
Sumber: AntaraNews