Tragis! Bayi Dibuang di Semak-semak Bali, Ibu Kandung Diamankan Polisi
Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (15/12) sekitar pukul 16.30 WITA.
Seorang bayi laki-laki ditemukan menangis di semak-semak, mengegerkan warga di Lingkungan Menesa, Desa Adat Kampial, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (15/12) sekitar pukul 16.30 WITA.
"Telah mendapat informasi adanya penemuan bayi di semak semak dibelakang kandang sapi milik warga," kata Kompol Sukadi, Selasa (16/12) sore.
Mendengar ada suara bayi
Bayi itu, ditemukan oleh seorang warga bernama Ni Wayan Rabik. Saat itu, saksi sekitar pukul 15.10 WITA, sedang mencari makanan sapi dan saksi mendengar ada suara seperti suara seorang bayi.
Selanjutnya, saksi mencari ke sumber suara tersebut ternyata memang benar seorang bayi dalam kondisi menangis tanpa pakaian dengan ari-ari dan tali pusar masih utuh dan terdapat darah segar. Karena, saksi takut langsung ke rumah saudaranya bernama I Made Jara dan lalu kedua saksi menuju TKP untuk memastikan hal tersebut.
"Selanjutnya menghubungi petugas dan membawa bayi itu ke Rumah Sakit Surya Husada Jimbaran utuk pertolongan dan kemudian melapor secara resmi ke Polsek Kuta Selatan," imbuhnya.
Kondisi bayi
Saat ini, kondisi bayi dengan 3140 gram cukup sehat dan sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Kemudian, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi dan mengeceks CCTV di sekitaran TKP.
Kemudin, sekitar pukul 19:00 WITA, di hari yang sama akhirnya pihak kepolisian mengetahui pelaku pembuangan di TKP atau ibu kandung dari bayi itu bernisial YK seorang perempuan berusia 31 tahun.
"Pukul 19.00 WITA, terduga pelaku pembuangan bayi tersebut berhasil diamankan beserta saksi-saksi," jelasnya.
Pelaku diketahui baru melahirkan
Kompol Sukadi mengatakan, pelaku diketahui baru habis melahirkan dan pihak kepolisian mengantarnya ke Rumah Sakit Bhayangkara, di Denpasar, untuk pemeriksaan kebidanan.
"Setelah berkoordinasi dengan Ibu Kanit PPA (Polresta Denpasar) dan mengingat pelaku merupakan seorang perempuan. Dan, juga korban adalah anak-anak maka penanganan yang profesional dan akuntabel. Penanganan penyidikan selanjutnya dilakukan unit PPA Polresta Denpasar," ujarnya.
Kompol Sukadi menerangkan, untuk keadaan bayi dalam keadaan sehat dan sudah dalam penanganan medis di rumah sakit. Dan, untuk bayi tersebut sudah diberikan vitamin agar tetap sehat.
"Terkait biaya rumah sakit saat ini sudah ditangani oleh kepala lingkungan. Informasi yang didapat untuk Dinas Sosial Kabupaten Badung akan mengecek keadaan bayi," ujarnya.