Doa Memohon Agar Banjir Cepat Surut dan Diberi Keselamatan dari Bencana
Kumpulan doa memohon dijauhkan dari bencana dan meminta agar banjir segera surut.
Banjir besar menerjang Kota Bekasi, Jawa Barat, menyebabkan ratusan kepala keluarga mengungsi dan sejumlah wilayah terendam hingga tiga meter. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan meluapnya sejumlah sungai.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, setidaknya banjir meluas hingga ke 77 RT di Jakarta. Ini disebabkan karena air Kali Ciliwung, Pesanggrahan dan Krukut yang meluap.
Dalam Islam, bencana alam terjadi atas kehendak Allah SWT. Berkaitan dengan itu, ada sejumlah doa yang dapat dibaca muslim agar banjir cepat surut dan diberi keselamatan. Simak ulasan selengkapnya:
Doa Agar Banjir Cepat Surut dan Memohon Diberi Keselamatan
Doa agar Banjir Cepat Surut Versi Pertama
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi'â.
Artinya: "Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat."
Doa agar Banjir Cepat Surut Versi Kedua
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allāhumma hawālainā wa lā 'alainā. Allāhumma 'alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari.
Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon."
Doa agar Banjir Cepat Surut Versi Ketiga
وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Wa qīla yā arḍubla'ī mā`aki wa yā samā`u aqli'ī wa gīḍal-mā`u wa quḍiyal-amru wastawat 'alal-jụdiyyi wa qīla bu'dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn
Artinya: "Dan difirmankan: 'Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,' dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: 'Binasalah orang-orang yang zalim'." (QS Hud: 44)
Doa agar Banjir Cepat Surut Versi Keempat
اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ
Allaahumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarrimaa ursilat bihi
Artinya: "Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."
Doa dan Upaya Menghadapi Bencana Banjir
Meskipun doa merupakan bentuk ibadah dan permohonan kepada Allah SWT, upaya konkrit juga sangat penting dalam mengurangi dampak banjir.
Mengikuti arahan dari pihak berwenang, melakukan evakuasi jika diperlukan, dan membantu sesama yang membutuhkan merupakan langkah-langkah penting yang harus dilakukan.
Keikhlasan dan ketaatan dalam berdoa, diiringi dengan kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT, akan memberikan kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi cobaan ini.
Selain itu, penting untuk selalu berdoa memohon perlindungan dari bencana. Doa dapat dipanjatkan kapan saja dan di mana saja, dengan penuh keimanan dan keyakinan.
Langkah-langkah Pencegahan Banjir
- Mengikuti arahan dari pihak berwenang, seperti evakuasi.
- Membantu sesama yang membutuhkan.
- Berpartisipasi dalam program-program pemerintah untuk mengurangi risiko banjir.
- Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Banjir di Bekasi menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Doa dan upaya konkrit harus berjalan beriringan untuk meminimalisir dampak dan melindungi keselamatan warga.