Asyik Gaya Jenderal Intelijen Darah Kopassus TNI AD, Petik Gitar Duet Bareng Sang Anak
Keduanya tampil berduet membawakan sebuah lagu hingga saling melempar senyuman lebar.
Lama tak terdengar kabarnya, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono secara mengejutkan tampil di atas panggung. Menariknya, kali ini sang jenderal berdarah Kopassus itu tampak memegang alat musik berupa gitar hingga memainkannya dengan begitu apik.
Tak sendirian, eks Kepala BIN itu juga terlihat didampingi sang putri yang juga merupakan istri dari Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, Hetty Perkasa. Keduanya tampil berduet membawakan sebuah lagu hingga saling melempar senyuman lebar.
Seperti apa momen asyik dari keluarga jenderal Kopassus itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Momen Halal Bi Halal Keluarga Jenderal Kopassus
Rabu (16/4) lalu, keluarga besar Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mendatangi agenda Halal Bi Halal bersama warga yang berlokasi di area perumahan Senayan Residence. Kala itu, sang jenderal bahkan turut didampingi sang anak hingga menantu.
Di lokasi, tampak pula Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa bersama sang istri, Hetty Andika. Tampak juga sang putra bungsu dari Hendropriyono yang sekaligus merupakan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono beserta istri.
Momen tersebut selayaknya yang dibagikan Andika Perkasa melalui akun Instagram pribadinya @jenderaltniandikaperkasa beberapa waktu lalu.
“Halal bi halal bersama warga, momen penuh kehangatan untuk mempererat tali persaudaraan,” demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Ada Momen Jenderal Intelijen Duet Bareng Putri
Dalam kesempatan itu, Hendropriyono beserta segenap anak dan menantu tampil menggunakan batik. Sang jenderal berdarah baret merah itu bahkan tampil gagah dalam balutan atasan kemeja batik berwarna biru serta peci berwarna gelap yang telah menjadi ciri khasnya.
Menariknya, Hendropriyono kala itu tak berdiam diri atau sekadar berbincang dengan segenap warga saja. Dia rupanya juga tak segan untuk tampil di atas panggung serta unjuk kemampuan bermusiknya.
Meski tak lagi muda, namun penampilan Hendropriyono saat memetik gitar masih begitu apik nan gagah. Tak sendirian, dia bahkan tampil bersama sang putri, Hetty Perkasa yang cantik berbalut dress batik panjang berwarna merah.
Hetty menyanyi dengan percaya diri, sementara sang ayah turut mengiringi lagu dengan musik yang mengalun begitu asyik.
Banjir Pujian & Doa
Atas penampilan asyik dari sang jenderal legendaris, banyak warganet yang lantas memberi tanggapan positif. Tak sedikit pujian hingga doa baik yang mengalir bagi keluarga besar AM Hendropriyono.
“Baraqaullah 🤲 khusus untuk yang maen gitar 🎸 satu kata "Woow"😂,” tulis akun @harrymuhary
“Pak Hendropriyono awet muda semoga sehat selalu pak,” tulis akun @sahabatprintkaos
“Kereeeen Mba.Hetty nyanyi sm Pak.Hendro,, seneengnyaa,” tulis akun @r.dewimirasari
“Semoga semuanya tetap sehat, sukses, dan panjang umur dalam keberkahan aamiin,” tulis akun @edwinsuryonodjati
“Salam hormat jendral... semoga sehat selalu sekeluarga,” tulis akun @freeandii
“Sehat slalu pak jendral 🔥👍,” tulis akun @enengsiti952
Profil Singkat Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono
Hendropriyono merupakan sosok purnawirawan jenderal Kopassus yang pernah dipercaya memegang jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Hendropriyono mengenyam pendidikan di Akabri, kini Akmil, dan lulus pada tahun 1967. Usai di Akmil, Hendropriyono juga menjajal sejumlah pendidikan militer lanjutan seperti Australian Intelligence Course di Woodside (1971), United States Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Amerika Serikat (1980), Sekolah Staf dan Komando ABRI (Sesko ABRI), yang lulus terbaik pada 1989 bidang akademik.
Karirnya di bidang militer pun tercatat cukup panjang, termasuk menjadi Direktur Badan Intelijen Strategis pada tahun 1990 dan menjadi Panglima Kodam Jakarta Raya pada tahun 1993.
Pada tahun 1998, Hendropriyono kemudian dipercaya menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan dalam Kabinet Pembangunan VII sampai tahun 1999.
Pada 7 Mei 2014 lalu, dia dikukuhkan sebagai guru besar di bidang ilmu Filsafat Intelijen dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Hal ini membuat Hendropriyono sebagai satu-satunya dan pertama di dunia yang menjadi Guru Besar di bidang Intelijen.