Alumni ITB Ungkap Makan Nasi Padang Lebih Nikmat Pakai Tangan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Alif menggunakan pendekatan matematika dan fisika untuk membuktikan bahwa makan nasi Padang lebih nikmat menggunakan tangan.
Alif Hijriah (29), alumni Magister Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB), membagikan analisis unik tentang cara terbaik menikmati nasi Padang.
Lewat akun TikTok miliknya @aliftowew, Alif menggunakan pendekatan matematika dan fisika untuk membuktikan bahwa makan nasi Padang lebih nikmat menggunakan tangan dibanding sendok.
Dalam videonya, Alif memaparkan beberapa rumus dan model ilmiah untuk membandingkan dua cara makan tersebut.
"Kalau makan nasi Padang, sebenarnya enakan pakai sendok atau pakai tangan? Yuk kita buktikan pakai rumus fisika dan matematika," ujar Alif dalam videonya, Senin (28/7).
Pemodelan Matematika dan Fisika
Alif menjelaskan bahwa ia menggunakan beberapa pendekatan ilmiah, di antaranya, Pemodelan Matematika Tingkat Kenikmatan
Alif menggunakan formula sederhana: H = αS + βE, di mana H adalah kebahagiaan, S adalah stimulasi sensorik, dan E adalah efek emosional.
"Hasil perhitungan menunjukkan makan dengan tangan menghasilkan nilai H sebesar 31, sementara dengan sendok hanya 18," ujarnya.
"Karena makan dengan tangan ada stimulasi sensorik dan efek emosional, seperti keterikatan budaya, jadi lebih nikmat," dia menambahkan.
Analisis Konduksi Panas (Fourier Transform)
Ia juga membandingkan konduksi panas ke mulut menggunakan rumus transformasi Fourier.
"Kalau pakai tangan, panas yang dihantarkan ke mulut hanya 26 watt, sedangkan pakai sendok mencapai 2080 watt. Artinya makan pakai sendok lebih cepat menghantarkan panas, berisiko membakar mulut," katanya.
Probabilitas Makanan Jatuh
Dengan distribusi eksponensial, probabilitas makanan jatuh saat makan dengan tangan hanya 6,9%, sedangkan pakai sendok mencapai 8,3%.
"Artinya makan dengan tangan lebih stabil," tambah Alif.
Stimulasi Sensorik Reseptor Tangan
Ia menghitung jumlah reseptor sensorik di tangan berdasarkan luas permukaan dan kepadatan reseptor.
"Ada sekitar 150.000 sel reseptor di tangan, yang membuat pengalaman makan jadi lebih kaya secara sensorik".
Dari seluruh parameter yang diuji, Alif menyimpulkan bahwa makan nasi Padang dengan tangan lebih unggul dari sisi kenikmatan, keamanan, hingga pengalaman emosional.
"Kalau dari hasil semua uji coba, pakai tangan semuanya ‘checklist’, pakai sendok semuanya ‘X’. Jadi secara matematika dan fisika, makan nasi Padang lebih enak pakai tangan," katanya.
Unggahan Alif ini mendapat respon antusias dari netizen, banyak yang terhibur sekaligus kagum dengan pendekatan ilmiah yang tak biasa terhadap kebiasaan sehari-hari.
"Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam makan dengan menggunakan tiga jari tangan kanan dan menjilati jari-jari tersebut sebelum dibersihkan" (HR. Muslim). Jadi kalo pakai tangan juga pakai 3 jari ya bukan 5 jari. Artinya makan sedikit demi sedikit dengan kunyahan yg banyak agar makan sedikit tapi mengenyangkan," tulis akun @Lonely cat.
"Aku langsung sruput dari piring aja deh," timpal akun @xyrapixel.
"Lebih enak langsung makan sih," timpal akun @alun.