Aksi Nekat Pegawai Kantor Pos di Sulsel Bacok Kepala Cabang buat Rampok Dana BLT
Insiden tersebut terjadi saat kantor hendak tutup usai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Insiden percobaan perampokan dan penganiayaan terjadi di Kantor Pos Cabang Takalar, Sulawesi Selatan, pukul 19.00 Wita, Jumat (28/11). Pelaku diduga merupakan karyawan PT Pos Cabang Takalar inisial SG.
Kepala Cabang Kantor Pos Takalar Suwanto Tahir menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh karyawannya sendiri inisial SG. Suwanto mengaku insiden tersebut terjadi saat kantor hendak tutup usai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Kejadiannya sekitar pukul 19.30 Wita, setelah pelayanan penyaluran BLT kepada masyarakat," ujarnya kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Dg Ngalle Takalar.
Karyawan Mau Ambil Uang BLT
Suwanto mengaku saat itu dirinya tiba-tiba diserang oleh karyawannya sendiri dengan menggunakan tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Tak hanya itu, terduga pelaku juga mengayunkan senjata tajam jenis badik kepada korban.
"Saya dipukul dari belakang, lalu dibacok. Dia mau ambil uang BLT itu. Pelakunya staf kami sendiri,” tuturnya.
Meski telah menyerang korban, terduga pelaku hanya membawa kabur handphone milik bosnya. Sementara korban dibantu warga dilarikan ke RSUD Padjonga Dg Ngalle untuk mendapatkan perawatan karena luka pada mata kanannya bengkak terkena benturan tabung APAR dan paha robek akibat tikaman senjata tajam.
Masih Koordinasi dengan Polisi
Usai kejadian tersebut, Kantor Wilayah PT Pos Regional X Makassar menurunkan tim untuk melakukan investigasi. Salah satu perwakilan Kanwil PT Pos Regional X Makassar, Adi mengaku sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan investigasi terkait kejadian ini.
"Kami masih berkoordinasi dengan kepolisian. Apa yang sebenarnya terjadi belum bisa memberi keterangan lebih banyak," tuturnya.
Adi mengungkapkan korban merupakan Kepala Kantor Pos Cabang Pembantu Takalar. Sementara terduga pelaku merupakan staf pada bagian pengantaran.
"Terduga pelaku di bagian antaran. Sebagai koordinator antaran," ungkapnya.
Pelaku Diburu
Adi mengaku belum mengetahui berapa jumlah uang yang dibawa kabur oleh terduga pelaku. Ia menegaskan masih melakukan investigasi bersama kepolisian.
"Belum tahu (jumlah uang yang dibawa kabur). Masih dalam investigasi," ucapnya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Takalar Ajun Komisaris Hamka mengaku sudah mengantongi terduga identitas pelaku. Ia menegaskan saat ini personel Polres Takalar masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
"Sementara dalam pengejaran untuk terduga pelaku," ucapnya singkat.