Pesawat Air Busan Terbakar Gara-gara Powerbank?
Pesawat Air Busan dengan nomor penerbangan 391 mengalami kebakaran saat berada di landasan Bandara Internasional Gimhae, Korea Selatan.
Diduga, sebuah powerbank milik penumpang menjadi penyebab kebakaran pada pesawat Air Busan di Gimhae International Airport, Korea Selatan. Saat insiden terjadi, pesawat tersebut masih berada di landasan dan bersiap untuk terbang menuju Hong Kong.
Menurut laporan dari South China Morning Post pada Senin (3/2), kebakaran pada pesawat dengan nomor penerbangan Air Busan 391 dimulai sekitar pukul 10.15 malam waktu setempat.
Kementerian Transportasi menyatakan bahwa akibat kebakaran ini, sebanyak 169 penumpang dan tujuh awak kabin harus dievakuasi menggunakan seluncur darurat.
Selanjutnya, laporan dari Korea Herald mengungkapkan bahwa sejumlah penumpang menyatakan bahwa kebakaran pesawat Air Busan disebabkan oleh sebuah powerbank portabel yang disimpan dalam tas di kompartemen atas.
Temuan dari Air Busan yang dilaporkan oleh media menyebutkan bahwa seorang pramugari saat kebakaran melihat bahwa api diduga berasal dari rak penyimpanan di atas kursi baris ke-28.
Meskipun penyebab pasti kebakaran pesawat ini masih dalam penyelidikan, seorang pejabat dari Air Busan menyampaikan,
"Kebakaran ini tampaknya disebabkan oleh powerbank portabel milik penumpang yang terjepit di dalam kompartemen atas."
Insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap barang-barang elektronik saat bepergian dengan pesawat.
Otoritas sedang menyelidiki penyebab kebakaran pesawat
Spekulasi yang meningkat mengenai penyebab kebakaran pesawat Air Busan 391 mendorong pihak berwenang untuk merencanakan penyelidikan forensik secara bersama-sama pada hari Jumat ini.
Penyelidikan ini akan melibatkan sepuluh pejabat dari Biro Penyelidikan dan Analisis Prancis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil yang telah tiba di Korea pada hari Kamis kemarin.
Tim investigasi gabungan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi titik awal serta penyebab kebakaran yang terjadi.
Langkah ini diambil untuk mematuhi regulasi dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, yang mengharuskan negara yang memproduksi dan merancang pesawat untuk berpartisipasi dalam proses investigasi.
Pesawat Air Busan 391 ini merupakan produk dari Airbus yang berpusat di Prancis.
"Kami akan melihat segala kemungkinan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran pesawat," ujar pejabat dari kementerian transportasi Korea.
Powerbank bukanlah penyebab asap di pesawat untuk pertama kalinya
Kasus powerbank yang diduga menjadi penyebab kebakaran pesawat di Korea Selatan bukanlah hal baru. Pada bulan April lalu, sebuah insiden terjadi pada penerbangan Asiana Airlines yang mengangkut 273 penumpang, di mana asap muncul akibat powerbank portabel yang disimpan di kompartemen atas.
Begitu asap terdeteksi, pramugari dengan cepat memadamkan perangkat yang mengalami overheating, sehingga mencegah kebakaran yang lebih besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain itu, pada bulan Desember lalu, asap juga terlihat pada penerbangan lain yang dioperasikan oleh Air Busan.
Kejadian ini berhasil terdeteksi sebelum pesawat lepas landas, dan penyebabnya diduga adalah powerbank yang digunakan seorang penumpang untuk mengisi daya smartphone-nya. Seperti sebelumnya, pramugari segera mengambil tindakan untuk memadamkan asap tersebut.