Mirip Wi-Fi, Finlandia Kembangkan Teknologi 'Transfer Listrik' Lewat Udara
Finlandia kini tengah menjadi sorotan dunia teknologi berkat kemajuan pesat mereka dalam mengembangkan transmisi listrik nirkabel. Bagaimana caranya?
Selama ini kita mengenal Wi-Fi sebagai teknologi pengirim data tanpa kabel. Namun, bagaimana jika konsep serupa diterapkan untuk mengirimkan aliran listrik?
Finlandia kini tengah menjadi sorotan dunia teknologi berkat kemajuan pesat mereka dalam mengembangkan transmisi listrik nirkabel (wireless electricity transmission).
Dilansir India Today, Jumat (9/1), para peneliti di negara Nordik tersebut sedang menyempurnakan metode pengiriman daya melalui udara, tanpa sehelai kabel pun.
Bagaimana Caranya?
Dalam serangkaian demonstrasi terbaru, para insinyur Finlandia berhasil membuktikan bahwa listrik bisa dihantarkan menggunakan medan elektromagnetik dan teknik kopling resonansi.
Secara konsep, mekanisme ini mirip dengan cara kerja Wi-Fi, namun disesuaikan khusus untuk transfer energi, bukan data. Prinsipnya dibangun berdasarkan penelitian puluhan tahun tentang resonansi magnetik, di mana energi "lompat" dari pemancar ke penerima tanpa perlu kontak fisik.
Salah satu motor penggerak riset ini adalah Universitas Aalto. Studi mereka menunjukkan bahwa antena loop magnetik mampu mentransfer daya dengan efisiensi tinggi dalam jarak pendek.
Tak hanya untuk gadget, penelitian ini bahkan menyentuh ranah biomedis. Peneliti sedang mengkaji bagaimana daya nirkabel ini berinteraksi dengan jaringan tubuh manusia.
Tujuannya agar di masa depan, alat pacu jantung atau implan medis lainnya bisa "dicas" dari luar tanpa perlu operasi bedah untuk ganti baterai.
Masih Jauh
Meski terdengar canggih, para ahli mengingatkan untuk tetap realistis. Saat ini, teknologi tersebut baru efektif untuk perangkat berdaya kecil seperti sensor, robotika mini, atau ponsel dalam jarak dekat di lingkungan terkontrol.
Efektivitas pengisian daya masih menurun drastis seiring bertambahnya jarak. Jadi, infrastruktur kabel listrik konvensional (grid) masih akan tetap menjadi tulang punggung utama untuk transmisi daya tinggi dan jarak jauh.
Namun, terobosan dari Finlandia ini menandakan bahwa masa depan di mana kita masuk ke kafe dan baterai HP terisi otomatis tanpa dicolok, mungkin sudah tidak jauh lagi.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie