ManageEngine Luncurkan Arsitektur Multi-Portal CloudSpend untuk MSP dan CSP
ManageEngine memperbarui CloudSpend dengan arsitektur multi-portal untuk MSP, CSP, dan perusahaan multi-tenant permudah pengelolaan biaya cloud terpusat.
ManageEngine, divisi dari Zoho Corporation dan penyedia solusi manajemen TI untuk perusahaan, mengumumkan pengembangan platform manajemen biaya cloud CloudSpend dengan menghadirkan arsitektur multi-portal.
Pembaruan ini ditujukan bagi managed service provider (MSP), cloud service provider (CSP), serta perusahaan dengan model multi-tenant.
Melalui arsitektur baru tersebut, pengguna dapat mengelola seluruh biaya cloud dari satu dashboard terpusat.
Platform ini memberikan visibilitas menyeluruh terhadap pengeluaran lintas tenant sekaligus kontrol yang lebih jelas atas kebijakan biaya, sehingga pengelolaan FinOps dapat dilakukan lebih efisien tanpa perlu berpindah sistem.
ManageEngine mencatat kompleksitas finansial dan operasional terus meningkat seiring pesatnya adopsi cloud.
Gartner memproyeksikan pengeluaran global end-user untuk layanan cloud publik mencapai USD 723,4 miliar pada 2025, mendorong kebutuhan manajemen biaya yang lebih terstruktur.
Fitur Multi-Tenant
Direktur Manajemen Produk ManageEngine, Srinivasa Raghavan, mengatakan penyedia layanan menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan transparansi dan isolasi data.
“Para penyedia layanan sejak lama menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan antara visibilitas dan isolasi,” ujar Raghavan dalam keterangannya, Sabtu (13/12).
Ia menambahkan bahwa setiap klien membutuhkan transparansi penuh atas pengeluaran cloud, sementara MSP dan CSP harus menjaga pemisahan data dan kepatuhan.
“Arsitektur multi-portal pada CloudSpend menjawab tantangan tersebut dengan menyatukan visibilitas lintas tenant sekaligus memastikan isolasi data dan penerapan kebijakan biaya otomatis,” lanjutnya.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, CloudSpend menghadirkan sejumlah fitur utama, antara lain portal khusus dengan tata kelola terpusat, rekomendasi penghematan biaya berbasis analitik, pengelolaan dan white labeling yang lebih sederhana, serta deteksi anomali dan peramalan pengeluaran berbasis AI.
Fitur-fitur ini dirancang untuk membantu penyedia layanan dan perusahaan mengelola biaya cloud secara aman, terukur, dan efisien di berbagai lingkungan cloud.