Ini Tulisan Tangan Berbahasa Yunani Isaac Newton yang Dulu Sempat Diabaikan, Begini Isinya
Tak menyangka bila fisikawan Isaac Newton pandai berbahasa Yunani. Berikut catatan yang ia tulis tangan.
Tak menyangka bila fisikawan Isaac Newton pandai berbahasa Yunani. Berikut catatan yang ia tulis tangan.
Ini Tulisan Tangan Berbahasa Yunani Isaac Newton yang Dulu Sempat Diabaikan, Begini Isinya
Tahukah bahwa banyak dari catatan Isaac Newton yang ditulis dalam bahasa Yunani?
Meskipun Isaac Newton merupakan seorang ilmuwan yang berasal dari Inggris, tetapi dia juga menguasai bahasa Yunani dan Latin.
Dilansir dari GreekReporter, Senin (4/9), hal ini disebabkan semua orang terdidik di Inggris pada saat itu menguasai bahasa Yunani Kuno dan Latin.
Mereka juga banyak mempelajari sejarah, seni, budaya, sastra, dan drama Yunani Kuno. Penyebabnya adalah karena pada abad ke-17, saat Newton lahir dan hidup, bahasa Yunani adalah bahasa ilmiah yang dipakai di Inggris.
Newton sendiri dilahirkan di rumah bangsawan di Lincolnshire, Inggris. Newton menulis banyak judul-judul dan subjek serta penjelasan singkat di pinggiran halaman yang sedang dia kerjakan dalam bahasa Latin. Sementara analisis mengenai subjek itu sendiri ditulis dalam teks Yunani yang singkat. Teks itu ditulis dengan baik dalam huruf kecil dengan tanda diakritik yang diperlukan.
Meskipun begitu, buku catatan ini pernah dianggap ‘tidak layak untuk dicetak’.
Hal ini disebabkan adanya beberapa coretan dan huruf yang dihapus. Padahal buku catatan ini diperoleh Newton saat ia masih menjadi mahasiswa di Trinity College, Irlandia.
Buku catatan ini digunakannya pada tahun 1661 sampai 1665 dan berisi banyak catatan dari studinya, dan semakin lama, eksplorasi sendiri dalam matematika, fisika, dan metafisika. Buku catatan ini juga merupakan warisan dari ayah tiri Newton.
Buku tersebut kemudian diabaikan dan sering dipindahtangankan oleh kerabat-kerabat Newton.
Barulah pada tahun 1872, kertas-kertas Newton termasuk buku catatan dalam bahasa Yunaninya disumbangkan ke Perpustakaan Cambridge.
Mulai dari makalah awalnya dan buku catatan perguruan tinggi hingga bukunya Waste Book dan salinan edisi pertama dari buku Principia yang dianotasi sendiri.
Manuskrip-manuskrip ini telah ditambahkan ke Unesco Memory of the World Register.
Pada tahun 2011, koleksi Newton akhirnya didigitalkan dan ditempatkan secara online oleh Universitas Cambridge.
Isaac Newton sendiri diakui oleh dunia sebagai salah satu ilmuwan paling brilian dan berpengaruh sepanjang masa.
Menggunakan deskripsi matematikanya tentang gravitasi, Newton menurunkan hukum-hukum gerak planet Kepler, menjelaskan pasang surut, lintasan komet, presesi ekuinoks, dan fenomena lainnya. Melalui hal ini, dia menghilangkan keraguan tentang heliosentrisitas Tata Surya.