Advertisement
Koleksi catatan ini milik ilmuwan terkenal Isaac Newton yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya.
Catatan tersebut mengandung pemikiran Newton saat dirinya mencoba membuka kode rahasia yang diyakininya tersembunyi dalam pengukuran Piramida Agung Mesir.
Dilansir dari The Guardian, Jumat (29/9), catatan yang ini berasal dari tahun 1680-an dan hampir hancur karena ulah dari anjing milik sang ilmuwan.
Menurut beberapa sumber, anjing bernama Diamond ini melompat ke atas meja dan menyenggol lilin yang kemudian membakar kumpulan catatan itu.
Advertisement
Advertisement
Dalam catatan tersebut, Newton membandingkan dimensi eksternal piramida, panjang terowongan, tinggi kamar, dan ukuran batunya dalam upaya untuk membuktikan bahwa semua hal ini dihitung dalam satuan pengukuran yang sama, hasta kerajaan.
Tujuannya adalah untuk mengukur lingkaran Bumi dengan akurat agar dia bisa mendemonstrasikan teorinya tentang gravitasi dalam skala planet.
Catatan-catatan ini juga menunjukkan usaha Newton dalam mengungkapkan kapan kiamat akan terjadi dan menyelidiki nubuat saat ia mencoba memecahkan kode-kode yang dia yakini tersembunyi di dalam Alkitab.
Foto: Unsplash/Carlota O.
Menurut logika Newton, jika ia berhasil memecahkan hasta kerajaan, dia juga dapat membangun kembali hasta suci orang Ibrani dan menghitung dimensi Bait Solomo.
Kumpulan catatan ini telah terjual pada tahun 2020 dengan harga £378.000 atau setara dengan Rp.7,1 miliar.
Catatan ini berhasil terjual di pelelangan yang dilakukan oleh rumah lelang Sotheby’s.
Advertisement
Advertisement
Seorang Ekonom ternama, John Maynard Keynes beranggapan bahwa kumpulan catatan itu memperlihatkan sisi Newton yang terus tersembunyi hingga dia mati.
Advertisement
Dari halaman-halaman tersebut, diketahui bahwa Newton pernah mencoba-coba alkimia.
Alkimia adalah protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama.
Hal ini tidak mengherankan, jika ketertarikan Newton pada alkimia dan keyakinan teologisnya dapat membahayakan karir Newton jika diungkapkan pada saat dia masih hidup.
Kemungkinan besar, dia meninggalkan catatan-catatan itu agar pengetahuan rahasianya ini sampai kepada orang-orang terpilih di generasi mendatang.