Hitung-hitungan jika seluruh Daging Manusia Dibuat Bakso, Segini Ukurannya
Jika semua manusia dicampur jadi bola daging, diameternya hanya 0,9 km—cukup kecil. Tak seperti yang dibayangkan.
Seandainya seluruh populasi dunia yang kini mencapai lebih dari 8,2 miliar jiwa dicampur menjadi satu bola daging padat, diameternya hanya sekitar 0,9 kilometer dan masih muat di Central Park, New York.
Perhitungan unik ini pertama kali dipopulerkan oleh pengguna Reddit bernama kiki2703, yang melakukan simulasi berbasis massa tubuh rata-rata manusia dan kepadatan jaringan biologis manusia yang mendekati air, yaitu sekitar 985 kg per meter kubik.
Dari kalkulasi tersebut, total volume seluruh manusia jika dipadatkan adalah sekitar 510 juta meter kubik.
“Itu setara dengan bola berdiameter kurang dari 1 km. Bayangkan seluruh umat manusia hanya jadi benjolan kecil di tengah Manhattan,” tulisnya dikutip dari ScienceAlert, Rabu (11/6).
Jika dibandingkan dengan total massa makhluk hidup lain di Bumi, manusia justru bukan yang paling dominan. Total massa semua serangga diperkirakan mencapai 1 miliar ton—dua kali lipat dari massa manusia.
Ikan laut dalam dari spesies mesopelagik memiliki estimasi massa serupa. Sementara itu, bakteri yang hidup di seluruh permukaan dan bagian dalam Bumi diperkirakan memiliki massa hingga 70 miliar ton, menjadikannya makhluk hidup paling berat di planet ini.
Perbandingan ekstrem ini menyoroti betapa kecilnya keberadaan fisik manusia jika dibandingkan dengan kehidupan lain di planet ini.
“Eksperimen pemikiran seperti ini bukan untuk praktik, tapi untuk menempatkan keberadaan manusia dalam perspektif yang lebih masuk akal secara ekologis dan kosmis,” tulis komentar lain yang mendukung visualisasi tersebut.
Memang, eksperimen seperti ini tidak punya manfaat praktis. Tidak akan ada ilmuwan yang benar-benar mencoba membentuk bola daging manusia. Namun, dari sudut pandang ilmiah dan filosofis, visualisasi seperti ini memberikan pemahaman baru tentang skala dan proporsi hidup.
Sering kali, manusia merasa seolah mendominasi dunia. Tapi dari sudut pandang massa dan volume, bukan siapa-siapa. Manusia hanyalah bagian kecil dari ekosistem global, dan bahkan lebih kecil dibandingkan organisme mikroskopis yang nyaris tak terlihat.