Hailuo AI, Aplikasi yang Viral Gara-gara Efek Kungfu, Punya Siapa?
Hailuo AI, aplikasi AI yang lagi viral di media sosial itu menjadi pertanyaan masyarakat. Siapa pemiliknya?
Aplikasi Hailuo AI yang bisa bikin efek kungfu ini makin viral. Bagaimana tidak, video hasil generasi AI ini menampilkan adegan aksi yang begitu realistis.
Lengkap dengan gerakan kungfu yang detail dan dinamis, tak heran membuatnya banyak digunakan oleh kreator konten di media sosial.
Menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, siapa perusahaan di balik Hailuo AI ini?
Mengutip KrAsia, Jumat (7/2), Hailuo AI ini merupakan besutan perusahaan asal China. Namanya MiniMax.
Hailuo AI atau Video-01, sebuah teknologi text-to-video yang mampu menghasilkan klip video realistis dari teks.
Aplikasi ini sebetulnya telah dirilis pada September tahun lalu, namun baru booming sekarang gara-gara efek kungfunya.
Menariknya adalah MiniMax tak sendiri dalam bertarung di industri AI ini. Mereka dapat backingan dari raksasa teknologi seperti Alibaba dan Tencent.
Investasi Gede
Dengan dukungan raksasa teknologi seperti Alibaba dan Tencent, MiniMax resmi merilis model ini pada awal September, menandai babak baru dalam persaingan industri AI generatif video.
Didirikan pada 2021 oleh Yan Junjie, mantan VP AI di SenseTime, MiniMax berkembang pesat dalam industri AI Tiongkok.
Pada Maret 2024, perusahaan ini dilaporkan berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar USD600 juta, termasuk dari Alibaba dan Tencent, sehingga valuasi MiniMax kini mencapai lebih dari USD2,5 miliar.
MiniMax juga menjadi salah satu dari sedikit perusahaan AI yang mendapatkan persetujuan dari pemerintah China untuk menawarkan model AI bahasa besar (LLM) ke publik pada Agustus 2023.
Selain Hailuo AI, MiniMax memiliki berbagai solusi AI lain, seperti generasi bahasa dan suara, termasuk aplikasi Talkie AI yang telah diunduh jutaan kali di AS dan disebut sebagai salah satu aplikasi hiburan terpopuler oleh The Wall Street Journal (WSJ).
Dengan inovasi terbaru ini, MiniMax semakin memperketat persaingan di sektor AI generatif. Kini, pertanyaannya adalah seberapa jauh MiniMax bisa menantang dominasi OpenAI, Google, dan pemain besar lainnya dalam revolusi AI video? Kita lihat saja perkembagannya.