Makin Tancap Gas Kuasai Teknologi Dunia, Zhipu AI Jadi Startup AI Pertama di China yang Go Public

Ini menandai perkembangan signifikan dalam ekosistem AI generatif di China.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Makin Tancap Gas Kuasai Teknologi Dunia, Zhipu AI Jadi Startup AI Pertama di China yang Go Public
Makin Tancap Gas Kuasai Teknologi Dunia, Zhipu AI Jadi Startup AI Pertama di China yang Go Public (Merdeka.com)

Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, Zhipu AI, resmi memulai proses penawaran umum perdana (IPO) dan berpotensi menjadi perusahaan AI generatif pertama di China yang melantai di bursa saham.

Zhipu AI didirikan pada 2019 sebagai spin-off dari Universitas Tsinghua, dan kini dikenal sebagai salah satu pelopor dalam industri AI di China. Perusahaan ini bersaing ketat dengan sesama startup seperti Moonshot AI, Minimax, 01.AI, Baichuan, dan StepFun, serta menghadapi kompetisi dari raksasa teknologi seperti ByteDance dan Alibaba.

Perusahaan mulai menarik perhatian luas setelah memperoleh tiga putaran pendanaan dari negara hanya dalam beberapa minggu. Salah satu pendanaan terbaru datang dari Pemerintah Kota Chengdu, yang menyuntikkan investasi sebesar 300 juta yuan (sekitar Rp697 miliar).

Zhipu AI dikenal sebagai pengembang model bahasa alami GLM (General Language Model). Dalam pengumuman terbaru yang dikutip dari Reuters, Zhipu mengklaim bahwa model unggulannya, GLM4, mampu melampaui GPT-4 milik OpenAI dalam sejumlah tolok ukur performa.

Pada Selasa (14/4), perusahaan juga mengumumkan akan membuka akses open source untuk dua model dalam seri GLM, yakni versi 32B dan 9B. Model terbaru mereka, GLM-Z1-32B-0414, diklaim mampu menyamai performa DeepSeek-R1, tetapi dengan biaya operasional hanya 1/30 kali lebih rendah.

Dari sisi kepemilikan, Zhipu AI dikendalikan oleh Tang Jie dan Liu Debing, dengan Tang secara langsung memegang 7,4% saham ekuitas di perusahaan, sebagaimana tercantum dalam dokumen pengajuan regulasi.

Adapun proses IPO ini disponsori oleh China International Capital Corporation (CICC). CICC akan melakukan uji tuntas awal terhadap operasional dan keuangan Zhipu AI. Sponsorship ini merupakan syarat wajib dalam proses IPO di Tiongkok, yang biasanya memakan waktu beberapa bulan sebelum perusahaan mendapatkan persetujuan resmi untuk melantai di bursa.

Langkah IPO ini menjadi sorotan karena menandai perkembangan signifikan dalam ekosistem AI generatif di China, sekaligus memperkuat posisi Zhipu AI di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Rekomendasi