Daftar Perusahaan di Dunia yang Paling Banyak Punya Paten AI
Berikut perusahaan-perusahaan di dunia yang paling banyak punya paten AI.
Artificial Intelligence (AI) diprediksikan menjadi teknologi masa depan.
Oleh sebab itu, tak heran bila banyak perusahaan-perusahaan dari segala penjuru dunia berlomba-lomba untuk mematenkan teknologi AI-nya, khususnya AI Generative.
AI Generative adalah jenis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna menghasilkan konten seperti teks, gambar, musik, audio, dan video.
Hal itu terbukti dari laporan Kantor Kekayaan Intelektual Kanada yang mencatat bahwa kurang dari 2.000 penemuan terkait AI dipatenkan di seluruh dunia pada 2002.
Pada 2017, jumlah tersebut meningkat secara signifikan menjadi kurang dari 20.000. Sejak itu, jumlah paten AI yang diberikan terus meningkat secara signifikan.
Mengutip laporan terbaru PBB via CNBC, Jumat (12/7), China kini memimpin dengan 38.210 penemuan, jauh melampaui Amerika Serikat (6.276), Republik Korea (4.155).
Kemudian disusul Jepang (3.409) dan India (1.350). Paten AI generative saat ini mencapai 6 persen dari total paten AI di dunia, menurut laporan tersebut.
“Peningkatan tajam dalam aktivitas paten mencerminkan kemajuan teknologi terkini dan potensi dalam GenAI,” kata laporan itu.
Berikut adalah daftar perusahaan di dunia yang paling banyak mematenkan teknologi AI dari 2014 hingga 2023.
- Tencent (China): 2.074
- Ping An Insurance (China): 1.564
- Baidu (China): 1.234
- CHINESE ACADEMY OF SCIENCES: 607
- IBM (Amerika Serikat): 601
- ALIBABA GROUP (China): 571
- Samsung Electronics (Korea Selatan): 468
- Alphabet (Amerika Serikat): 443
- Bytedance (China): 418
- Microsoft (Amerika Serikat): 377