Ditemukan Dokumen Kuno Panduan Lengkap Penerbangan Luar Angkasa
Naskah Sibiu ini ditulis oleh Conrad Haas, seorang insinyur militer Austria.
Sebuah dokumen yang ditulis sekitar abad ke-16 ditemukan. Dokumen itu berisi tentang instruksi penerbangan luar angkasa ratusan tahun sebelum manusia mencapai luar angkasa. Dokumen bernama Naskah Sibiu ini ditulis oleh Conrad Haas, seorang insinyur militer Austria. Haas hidup di antara tahun 1509 dan 1575.
Ia dianggap sebagai orang pertama yang mendokumentasikan konsep roket multi-tahap. Dokumen dengan 450 halaman ini aslinya ditulis dalam bahasa Jerman, dirinci dalam datanya tentang artileri dan balistik. Meskipun dokumen ini sudah diverifikasi oleh para sejarawan, tetap saja masih sedikit orang yang mengetahuinya.
Hingga 1961, Naskah milik Haas baru ditemukan oleh profesor Doru Todericiu dari sains dan teknologi di Universitas Bukares di Arsip Negara Sibiu. Rencana Haas yang tertulis untuk roket multi-tahap tidak hanya super canggih untuk era saat itu, tetapi Naskah Sibiu juga memiliki ilustrasi yang sangat tepat.
Naskah ini turut memberi gambaran ruang dorong berbentuk silinder yang diisi dengan bahan bakar bubuk dengan lubang berbentuk kerucut untuk meningkatkan area pembakaran secara bertahap.
Sebelum ditemukan Naskah Sibiu, deskripsi roket tiga tahap pertama dipercaya berasal dari Kazimierz Siemianowicz, yang lahir di Raseiniai, Kadipaten Agung Lithuania. Siemienowicz adalah anggota angkatan bersenjata Persemakmuran Polandia-Lituania. Pada tahun 1650, ia menerbitkan risalah berjudul Artis Magnae Artilleriae, yang membahas teknik peroketan dan kembang api.
Di sisi lain, Conrad Haas juga menulis peringatan tentang penggunaan roket untuk keperluan militer. Dalam salah satu bagian yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, pada satu bab disampaikan, “Namun saran saya adalah agar tercipta kedamaian dan tidak ada perang, simpan senapan dengan tenang, sehingga peluru tidak ditembakkan, bubuk mesiu tidak terbakar atau basah, sehingga sang pangeran menyimpan uangnya, dan sang ahli persenjataan menyimpan nyawanya; itulah saran yang diberikan Conrad Haas.”
Walaupun peringatan Haas tidak banyak diikuti, karyanya menunjukkan kemajuan pemikiran manusia dalam bidang sains dan teknologi.
Reporter magang: Nadya Nur Aulia