Di Luar Angkasa, Astronot tak Bisa Sendawa, Begini Alasannya
Sendawa di luar angkasa berubah menjadi tantangan rumit.
Sendawa, merupakan sesuatu yang tampak sederhana di Bumi. Namun tidak untuk di luar angkasa. Mengapa? Sendawa di luar angkasa berubah menjadi tantangan rumit.
Hal ini lantaran tanpa kehadiran gravitasi, gas, cairan, dan makanan di dalam perut tidak dapat terpisah seperti biasa, menjadikan sendawa sebagai proses yang berisiko.
Di Bumi, sendawa terjadi karena gas yang lebih ringan dari cairan dan makanan naik ke atas perut, menekan sfingter, dan akhirnya keluar melalui mulut. Namun di ruang hampa, semua isi perut bercampur menjadi satu.
Raffi Kuyumjian, Kepala Medis Operasional di Badan Antariksa Kanada (CSA), mengatakan, “Di ruang hampa, udara dan cairan dalam lambung tidak bisa terpisah seperti di Bumi.”
Astronaut Chris Hadfield menggambarkan fenomena ini dalam unggahan tahun 2018. Menurutnya, mencoba sendawa di luar angkasa justru bisa menghasilkan “gelembung berisi makanan” ketimbang sekadar gas.
Ketidakmampuan sendawa di mikrogravitasi sebenarnya melindungi astronaut dari situasi memalukan, namun ada risiko medis lain yang mengintai, yakni refluks.
Mengutip LiveScience, Senin (28/4), Adrianos Golemis, dokter bedah penerbangan luar angkasa untuk ESA dan CNES Prancis, menyebutkan bahwa masalah sendawa tidak pernah dilaporkan secara resmi dalam laporan medis, namun risiko refluks tetap menjadi perhatian.
Dalam kondisi normal, gravitasi membantu gas naik dan cairan tetap di dasar perut. Tanpa gravitasi, mekanisme itu gagal terjadi, sehingga gas sulit keluar tanpa membawa cairan atau makanan bersamanya.
Sebagai solusi darurat, astronaut dapat menciptakan gravitasi buatan dengan menendang dinding pesawat luar angkasa, menciptakan akselerasi yang membantu isi perut terpisah sejenak.
“Asalkan timing tepat, sendawa bisa terjadi tanpa risiko,” jelas astronaut Jim Newman dalam bukunya What's It Like in Space?
Jika gas bergerak lebih jauh ke usus, proses pengeluarannya masih mungkin terjadi, meskipun menghadirkan tantangan tersendiri dalam kondisi tanpa bobot.