Begini Proses 'Bintang Jatuh', Puing Meteor Masuk dan Hantam Atmosfer Bumi
Bintang jatuh adalah meteor yang berasal dari luar angkasa yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar.
Bintang jatuh adalah meteor yang berasal dari luar angkasa yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar.
Begini Proses 'Bintang Jatuh', Puing Meteor Masuk dan Hantam Atmosfer Bumi
Fenomena 'bintang jatuh' ternyata hanya ungkapan saja. Aslinya bintang jatuh adalah sebuah meteor.
Namun fenomena tersebut, tak selalu bisa dilihat dengan mata telanjang. Perlu teropong bintang, untuk bisa melihat fenomena angkasa itu.
Meteorid atau 'bintang jatuh', merupakan benda langit yang terlihat 'jatuh' di malam hari. Berbentuk bola gas panas dengan ukuran dan massa yang sangat besar. Bahkan ukurannya melebihi bumi.
Meteorid itu memiliki bentuk yang sangat besar, berat, dan posisinya sangat jauh dari bumi. Benda langit tersebut tidak bisa ditarik oleh gravitasi bumi.
Saat meteorid menghantam satu sama lain di angkasa, serpihannya masuk ke Bumi. Serpihan tersebut, tersebar di langit dan jatuh di dataran Bumi.
Serpihan yang menuju Bumi, akan membutuhkan waktu yang lama. Karena harus melewati lapisan atmosfer Bumi.
Selama melewati lapisan atmosfer Bumi, serpihan meteor akan terbakar hingga terbentuk serpihan kecil. Saat inilah, serpihan meteor terlihat seperti bintang.
Reporter Magang: Shifa Az Zahra
Ternyata meteor mengeluarkan warna yang berbeda-beda. Mulai dari, warna kemerahan, kehijauan, biru dan lain-lain.
Itu semua tergantung komposisi dan reaksinya dengan oksigen atmosfer. Selain itu, komponen yang menguap akan memberikan warna yang sesuai dengan spektrum pancarannya, yang bergantung pada suhu yang dicapai saat jatuh.
Semakin besar partikelnya, semakin terang jejak udara terionisasi yang ditinggalkannya. Terkadang cahaya ini bisa sangat terang sehingga orang bisa melihatnya melalui awan.
Reporter Magang: Shifa Az Zahra