Ada Risiko Besar jika Astronot Memaksa Mendarat di Saturnus
Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya kita. Walaupun ukurannya sangat besar, hingga saat ini belum ada astronaut menginjakkan kaki di sana.
Para astronom telah melaksanakan berbagai misi luar angkasa dengan sukses. Namun, tahukah kamu bahwa para peneliti tidak dapat mendarat di permukaan Saturnus?
Saturnus adalah planet terbesar kedua dalam tata surya kita. Meskipun ukurannya sangat besar, hingga saat ini belum ada astronaut yang berhasil menginjakkan kaki di planet ini.
Menurut laporan dari IFLScience, Selasa (28/1), salah satu alasan mengapa astronaut tidak pernah berhasil menembus permukaan Saturnus adalah karena planet ini memiliki atmosfer yang kaya akan gas. Atmosfer Saturnus sebagian besar terdiri dari hidrogen, helium, serta es yang mengandung air, amonia, dan metana.
Di dalam lapisan planet, hidrogen berubah menjadi cair akibat tekanan yang sangat tinggi, di bawahnya terdapat helium yang lebih berat.
Selanjutnya, di bawah lapisan tersebut, hidrogen mengalami transformasi menjadi hidrogen metalik. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari batuan dengan massa yang sepuluh kali lipat dari Bumi.
Para ilmuwan menduga bahwa inti planet ini terbuat dari besi dan nikel. Namun, masih ada ketidakpastian mengenai bentuk inti tersebut, apakah cair seperti lapisan di atasnya atau padat seperti inti Bumi.
Meskipun inti Saturnus mungkin dalam keadaan cair, jika manusia berada di dalamnya, mereka diperkirakan masih dapat berdiri di atas bebatuan tersebut.
Planet Saturnus juga memiliki medan magnet yang menghasilkan arus listrik yang cukup kuat. Arus listrik ini bahkan dapat memanaskan atmosfer di kutub, yang bisa mengganggu sistem pesawat astronaut.
Medan magnet Saturnus, meskipun lebih kecil dibandingkan dengan Bumi, memiliki kekuatan magnetik yang mencapai 580 kali lipat dari kekuatan yang dimiliki Bumi.
Kekuatan medan magnet Saturnus diperkirakan sekitar 1/20 dari kekuatan yang dimiliki oleh Jupiter. Selain itu, suhu dan tekanan di Saturnus sangat ekstrem. Tekanan atmosfer di Bumi adalah sedikit di atas 1 bar, sedangkan di Saturnus bisa mencapai lebih dari 1 juta bar.
Jika astronaut berhasil selamat dari kehancuran, mereka akan menghadapi suhu yang bisa mencapai puluhan ribu derajat Celsius. Planet raksasa ini memiliki suhu 83.000 derajat Celsius, yang jauh lebih panas dibandingkan dengan permukaan matahari.