Bps

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Kesehatan dan Pendidikan Meningkat, BPS Catat Angka Kesakitan Turun, Melek Huruf Naik

Sementara itu, umur harapan hidup (UHH) penduduk meningkat dari 75,64 tahun pada 2023 menjadi 75,80 tahun pada 2024, menandakan derajat kesehatan.

{{caption}}
BPS: Bulan Ramadan Selalu Terjadi Inflasi

BPS melaporkan inflasi Februari 2026 saat Ramadan lebih rendah dibanding 2022 dan 2025. Ayam, cabai, dan ikan segar jadi pemicu utama inflasi.

{{caption}}
Konflik Iran, Israel, dan AS Memanas, BPS: Dampak ke Ekonomi RI Masih Dikaji

BPS menyebut dampak konflik Iran-Israel terhadap ekonomi Indonesia belum bisa disimpulkan. Data perdagangan Januari 2026 jadi indikator awal risiko global.

{{caption}}
Emas Perhiasan Jadi Biang Kerok Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Tingkat inflasi kelompok ini lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama di periode sebelumnya.

{{caption}}
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Pada Februari 2026, Sulawesi Selatan Paling Tinggi

Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi sebesar 1,54 persen.

{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

{{caption}}
Ekspor Indonesia Januari 2026 Tembus USD22,16 Miliar, Naik 3,39 Persen

BPS mencatat ekspor Indonesia Januari 2026 mencapai USD 22,16 miliar atau naik 3,39 persen dibanding tahun lalu. Nonmigas menjadi pendorong utama kenaikan.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Indonesia Surpulus 69 Bulan Berturut-turut Hingga Januari 2026

Surplus tersebut ditopang oleh kinerja positif perdagangan komoditas non-migas, sementara perdagangan migas masih mengalami defisit.

bps
{{caption}}
Meroket! Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Capai Angka Tertinggi di Sulawesi Selatan

Kabupaten Sidrap mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada tahun 2025. Capaian ini menegaskan posisi Pertumbuhan Ekonomi Sidrap sebagai motor penggerak ekonomi baru, didorong oleh sektor pertanian dan inovasi.

bps
{{caption}}
Perum Bulog Apresiasi Peningkatan Produksi Gabah Sidrap yang Signifikan

Perum Bulog menyampaikan apresiasi atas lonjakan Produksi Gabah Sidrap yang mencapai 24,23% pada tahun 2025, memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong ekonomi lokal.

bps