Sorot
{{caption}}
Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI

{{caption}}
Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas

{{caption}}
Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Bansos Rp 5,4 Juta dari Prabowo

{{caption}}
Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini

{{caption}}
Amerika Serikat Buka Piala Dunia 2026 dengan Pesta Gol ke Gawang Paraguay

{{caption}}
Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa

Topik Terkait
{{caption}}
BPS: Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Capai USD 5,64 Miliar hingga April 2026

BPS mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai USD 5,64 miliar hingga April 2026. Kinerja positif ditopang ekspor nonmigas.

{{caption}}
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Berturut-turut, April 2026 Capai USD 90 Juta

Kenaikan nilai ekspor April 2026 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor non migas.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Surplus 71 Bulan Berturut-turut, Januari-Maret 2026 Tembus Rp96 Triliun

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mengalami surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
BI: Surplus Neraca Dagang Indonesia Desember 2025 Kokohkan Ketahanan Eksternal

Surplus neraca dagang Indonesia di Desember 2025 mencapai 2,51 miliar dolar AS, sebuah kabar positif yang menurut BI mampu menopang ketahanan eksternal perekonomian nasional.

{{caption}}
Pecah Rekor, Indonesia Catatkan Surplus Perdagangan 68 Bulan Berturut-turut

Capaian ini menegaskan konsistensi kinerja perdagangan luar negeri di tengah dinamika ekonomi global yang masih berfluktuasi.

{{caption}}
BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus USD 2,51 Miliar di Akhir 2025

Khusus untuk surplus neraca perdagangan pada bulan Desember tahun 2025 terutama ditopang oleh surplus komoditi nonmigas sebesar USD 4,60 miliar.

{{caption}}
Neraca Perdagangan RI November Surplus USD 2,66 Miliar, Sudah 67 Bulan Berturut-turut

Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
Surplus Neraca Dagang Oktober 2025 Dukung Ketahanan Eksternal RI, BI Optimistis

Bank Indonesia (BI) menyatakan **surplus neraca dagang** Indonesia pada Oktober 2025 sebesar 2,39 miliar dolar AS positif menopang ketahanan eksternal RI.

{{caption}}
Indonesia Catat Surplus Dagang USD4,34 Miliar

BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia September 2025 surplus USD 4,34 miliar, menandai rekor 65 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

BPS
{{caption}}
Mencetak Rekor Baru? Surplus Neraca Perdagangan Agustus 2025 Lampaui Ekspektasi, BI Sebut Topang Ketahanan Eksternal

Bank Indonesia (BI) menilai surplus neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2025 yang mencapai US$5,49 miliar menopang ketahanan eksternal, melampaui bulan sebelumnya.

{{caption}}
Nilai Impor Indonesia Agustus 2025 Anjlok 6,56 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya

Pada Agustus 2025, terjadi penurunan impor untuk golongan penggunaan barang konsumsi dan bahan barang baku penolong secara tahunan.

{{caption}}
64 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan RI Surplus USD 5,49 Miliar di Agustus 2025

Surplus pada Agustus 2025 ditopang surplus pada komoditas non-migas sebesar USD 7,15 miliar.

BPS
{{caption}}
Kemenpar Dorong Pengembangan Wisata Belanja Lokal Berbasis Potensi Daerah

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) aktif mendukung pengembangan wisata belanja lokal yang berfokus pada potensi daerah untuk menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan pergerakan domestik.

{{caption}}
Pemkot Ambon Siapkan Kebijakan Berbasis Data Lewat Sensus Ekonomi 2026 Ambon

Pemerintah Kota Ambon fokus pada pembangunan berbasis data melalui Sensus Ekonomi 2026 Ambon, mencakup sektor digital untuk kebijakan yang lebih tepat sasaran dan adaptif.

bps
{{caption}}
Indonesia Impor Emas Nilainya Setara Rp6,7 Triliun, Australia Paling Banyak

BPS mencatat Indonesia mengimpor 2,5 ton emas senilai Rp6,7 triliun pada April 2026. Australia menjadi pemasok terbesar, disusul Hong Kong dan UEA.

{{caption}}
BPS Prediksi Produksi Beras Turun hingga Juli 2026

BPS memperkirakan luas panen padi Januari-Juli 2026 naik tipis. Namun produksi gabah dan beras justru diproyeksikan menurun dibanding tahun lalu.

{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
Bea Cukai NTT Setor Rp682,8 Juta ke Kas Negara per Februari 2026, Lampaui Target Awal Tahun

Kantor Bea Cukai NTT berhasil menyetor Rp682,8 juta ke kas negara hingga Februari 2026, mencapai 21,19 persen dari target tahunan. Capaian ini menunjukkan kinerja positif Bea Cukai NTT dalam mengoptimalkan penerimaan negara.

{{caption}}
Rupiah Melemah Tertekan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Bertahan Lebih Tinggi

Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar AS di awal perdagangan, dipicu ekspektasi suku bunga The Fed yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama, meskipun faktor domestik berupaya menahan volatilitas rupiah.

{{caption}}
Mendag Optimistis Penandatanganan ART Dongkrak Ekspor Indonesia ke AS

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan optimisme terhadap peningkatan Ekspor Indonesia ke AS pasca penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART), membuka peluang tarif 0 persen bagi komoditas unggulan.

{{caption}}
Ekspor Papua Barat Tembus USD272,14 Juta pada November 2025, Didominasi Migas

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Papua Barat mencapai USD272,14 juta pada November 2025, didorong oleh komoditas migas, menunjukkan peningkatan signifikan dari periode sebelumnya.

bps
{{caption}}
FKBI Dukung Pembatasan Impor BBM oleh ESDM: Mengapa Kelangkaan di SPBU Swasta Justru Jadi Momentum Pertamina?

Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) menyetujui kebijakan Kementerian ESDM terkait pembatasan impor BBM, meskipun memicu kelangkaan di SPBU swasta. Apa dampaknya bagi Pertamina?

{{caption}}
Tahukah Anda? KPPU DIY Sambut Baik Pengaturan Impor BBM, Namun Ingatkan Potensi Dominasi Pasar

KPPU DIY menyambut baik kebijakan pemerintah terkait Pengaturan Impor BBM non-subsidi untuk ketahanan energi, namun mengingatkan potensi risiko dominasi pasar dan persaingan usaha yang tidak sehat. Simak analisis lengkapnya!